Saat Pramono Menuntut Kejujuran Laporan JAKI...

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti dugaan manipulasi laporan penanganan parkir liar melalui aplikasi JAKI yang disebut menggunakan foto hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

Temuan ini mencuat setelah adanya keluhan warga yang merasa laporan mereka tidak ditindaklanjuti secara nyata, melainkan hanya diberikan bukti visual yang diduga tidak sesuai kondisi di lapangan.

Minta Lurah dan Kasudin Diperiksa

Menindaklanjuti hal tersebut, Pramono mengaku telah memerintahkan Inspektorat DKI Jakarta untuk melakukan pemeriksaan terhadap aparat wilayah di Jakarta Timur, mulai dari lurah hingga kepala suku dinas (Kasudin).

Baca juga: Skandal Laporan JAKI Direspons Foto AI Berujung SP1 untuk Petugas PPSU

“Saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa apakah itu lurahnya, Lurah di Kalisari maupun Kasudin-nya,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Janji Beri Sanksi

Pramono menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Ia menilai, tindakan manipulasi laporan tidak dapat ditoleransi karena mencederai prinsip transparansi pemerintahan.

“Siapapun yang salah harus diberikan hukuman. Dan ini tidak boleh terulang kembali, karena bagaimanapun bagi pemerintah Jakarta transparansi itu menjadi hal yang penting,” kata Pramono.

Soroti Penyalahgunaan Teknologi AI

Ia juga menyoroti dugaan penggunaan teknologi AI untuk memalsukan bukti tindak lanjut laporan.

Terutama jika digunakan untuk menutupi pekerjaan yang belum selesai.

Baca juga: PPSU Rekayasa Laporan JAKI Pakai AI, Wali Kota Jaktim: Jangan Main-main...

Padahal, menurut Pramono, lebih baik petugas jujur jika ada laporan dari masyarakat dan memang belum selesai ditangani.

“Lebih baik misalnyalah, belum selesai ya belum selesai saja daripada kemudian dilakukannya dengan AI yang notabene itu membohongi. Saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk diberikan sanksi untuk itu,” lanjut dia.

Berawal dari Keluhan Warga

Kasus ini bermula dari keluhan warga terkait parkir liar di kawasan permukiman Pasar Rebo, Jakarta Timur yang viral di akun Threads.

Salah satu akun @seinsh menyebut warga telah melaporkan persoalan tersebut hingga ke tingkat kelurahan dan melalui aplikasi JAKI.

Baca juga: Laporan ke JAKI Direspons Foto AI, DPRD DKI: Jangan Bikin Laporan Asal Bapak Senang

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, laporan itu disebut tidak kunjung ditangani secara langsung.

Pelapor justru menerima bukti tindak lanjut yang diduga telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Pastikan Satu Tempat di Semifinal Piala AFF
• 26 menit lalurepublika.co.id
thumb
Intelijen Amerika Serikat Ungkap Iran Dapat Pulihkan Bunker Misil dengan Cepat
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Road to ISF 2026, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Multipemangku Kepentingan untuk Keberlanjutan
• 6 menit lalutvrinews.com
thumb
Petugas Damkar Dibegal di Gambir Jakpus, Motor dan Ponsel Raib
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Ramalan Zodiak 8 April 2026: Virgo Perlu Strategi Tim, Taurus Bersinar dengan Ide Brilian
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.