Harga Minyak Melambung Setelah Iran Menolak Potensi Gencatan Senjata

metrotvnews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Houston: Harga minyak melonjak ke level tertinggi sesi pada Senin, 6 April 2026. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran "bisa disingkirkan" pada Selasa malam.

Pernyataan Trump dalam konferensi pers yang sedang berlangsung muncul setelah media pemerintah Iran mengatakan negara itu telah menolak proposal gencatan senjata baru untuk mengakhiri permusuhan dengan AS dan Israel. Trump merujuk pada tenggat waktu Selasa yang telah ia tetapkan kepada Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz yang penting.

Dilansir dari Investing.com, Selasa, 7 April 2026, kontrak Berjangka Minyak Brent yang berakhir pada Juni, patokan global, terakhir naik 1,2 persen menjadi USD110,42 per barel, setelah mencapai level tertinggi sesi di USD111,68. Harga minyak mentah berjangka WTI naik 1,4 persen menjadi USD113,07 per barel.

Harga berjangka WTI melonjak lebih dari 11 persen pada sesi perdagangan penuh terakhir sebelum libur Jumat Agung. Trump mengatakan Iran 'bisa disingkirkan' AS dan Iran telah menerima kerangka rencana untuk menghentikan permusuhan, meskipun Teheran telah menolak pembukaan kembali Selat Hormuz secara langsung, lapor Reuters, mengutip sumber yang mengetahui proposal tersebut.

Rencana tersebut, yang ditengahi oleh Pakistan setelah kontak semalam dengan pejabat AS dan Iran, akan memulai gencatan senjata segera diikuti oleh pembicaraan tentang penyelesaian yang lebih luas yang akan diselesaikan dalam 15 hingga 20 hari, lapor Reuters.

Media pemerintah Iran mengatakan negara itu telah menyampaikan tanggapannya terhadap proposal tersebut, menolak gencatan senjata dan malah menekankan perlunya "pengakhiran permanen" perang.

Baca Juga :

Pemerintah Punya Saldo Anggaran Lebih Rp420 Triliun Buat Jaga APBN
 


(Ilustrasi. Foto: Dok ICDX)

Tanggapan Iran terdiri dari 10 klausul, menurut media pemerintah, termasuk protokol untuk jalur aman melalui selat kritis dan pencabutan sanksi.

Axios pertama kali melaporkan pada hari Minggu bahwa AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas potensi gencatan senjata 45 hari sebagai bagian dari kesepakatan dua tahap yang dapat mengarah pada pengakhiran permanen perang, mengutip sumber-sumber AS, Israel, dan regional.

Trump kemudian mengatakan kepada wartawan pada acara Paskah di Gedung Putih bahwa Iran telah mengajukan proposal dan proposal yang "signifikan", tetapi itu "tidak cukup baik."

Pada konferensi setelah acara Paskah di Gedung Putih, Trump mengatakan "seluruh negara" Iran "dapat dihancurkan dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam." Trump ancam 'ambil minyak' di Iran Pada hari Minggu, Trump memperingatkan bahwa Iran harus membuka kembali Selat Hormuz paling lambat hari Selasa, menunjukkan bahwa batas waktu pukul 20:00 ET telah ditetapkan agar pelayaran dapat dilanjutkan secara luas melalui jalur air strategis tersebut.

Jika selat tersebut tetap ditutup, “Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya terbungkus dalam satu hari, di Iran,” Trump memperingatkan, menambahkan “tidak akan ada yang seperti itu!!!”

Ancaman tersebut menghidupkan kembali kekhawatiran akan penutupan selat yang berkepanjangan, jalur pelayaran vital yang melewati sekitar seperlima aliran minyak dunia.

Pada hari Senin, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa "jika itu terserah padanya", AS akan "mengambil minyak" di Iran, "menyimpannya, dan menghasilkan banyak uang."

Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) sepakat bahwa delapan negara anggota akan meningkatkan produksi sebesar 206 ribu barel per hari untuk bulan Mei.

Namun, para pedagang memandang kenaikan tersebut sebagian besar bersifat teoritis karena sebagian besar minyak mentah tambahan mungkin tidak segera mencapai pasar di bawah kendala logistik saat ini.

Kenaikan harga minyak mentah yang kembali terjadi juga memperkuat kekhawatiran inflasi bagi pasar keuangan, dengan biaya energi yang lebih tinggi diperkirakan akan menekan sektor transportasi, manufaktur, dan konsumen secara global jika selat tersebut tetap terblokir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Prajurit TNI Terlibat Penyalahgunaan BBM Bersubsidi yang Rugikan Negara Rp 1,2 T
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Jelang Pencairan Bansos April 2026, Simak Besaran PKH dan BPNT Terbaru
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi IX DPR Dorong Pekerja Informal hingga Ojol Dapat BPJS Ketenagakerjaan
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Jauh-jauh Datang dari China, Ini Pernyataan Irina Voronkova Usai Bantu JPE Kalahkan Popsivo Polwan
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR dorong percepatan Ro-Ro Dumai–Melaka gaet wisatawan ASEAN
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.