Tesla Kalahkan BYD di Korea Selatan, Jadi Mobil Impor Terlaris

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Tesla menduduki peringkat teratas di pasar mobil impor Korea Selatan (Korsel) pada kuartal I-2026.

Tesla Kalahkan BYD di Korea Selatan, Jadi Mobil Impor Terlaris. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Tesla menduduki peringkat teratas di pasar mobil impor Korea Selatan (Korsel) pada kuartal I-2026.

Dilansir dari Korea Herald pada Senin (6/4/2026), ini merupakan pertama kalinya produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) itu meraih posisi tersebut.

Baca Juga:
Tesla Pertimbangkan Beli Peralatan Surya Rp48,72 Triliun dari Pemasok China

Menurut Asosiasi Importir dan Distributor Otomotif Korea, Tesla menjual 20.964 kendaraan pada periode Januari–Maret, naik 335,1 persen dari periode yang sama setahun sebelumnya.

Hasil ini menandakan pergeseran di pasar yang selama ini didominasi oleh BMW, Mercedes-Benz, Audi, dan Volkswagen. Tesla diikuti oleh BMW dengan 19.368 unit dan Mercedes-Benz dengan 15.862 unit.

Baca Juga:
Penjualan Tesla Pulih di Eropa Setelah Penurunan Drastis

Jauh dibelakang tiga merek itu, ada BYD, Volvo, dan Audi.

Lonjakan penjualan Tesla didorong oleh permintaan yang lebih kuat untuk kendaraan listrik (EV), yang didukung oleh peluncuran awal subsidi pemerintah. 

Baca Juga:
Spacex Targetkan Valuasi USD2 Triliun jelang IPO, Lampaui Tesla dan Meta

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika subsidi biasanya dikonfirmasi sekitar Maret, program tahun ini diumumkan pada Januari, sehingga meningkatkan pembelian di awal tahun.

Kenaikan harga minyak di tengah ketegangan geopolitik juga menambah momentum, mempercepat pergeseran ke arah EV. Pada Maret, penjualan EV nasional mencapai 16.249 unit, yang menyumbang 47,8 persen dari penjualan mobil impor dan melampaui penjualan mobil hibrida yang mencapai 14.585 unit, atau 42,9 persen, untuk pertama kalinya.

Namun, pertanyaan tetap muncul mengenai keberlanjutan momentum Tesla.

Pengiriman global perusahaan turun 14 persen secara kuartalan menjadi 358.000 unit pada kuartal pertama, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 365.000 unit.

Penjualan Tesla yang kuat di Korea juga dikaitkan dengan penetapan harga yang agresif, termasuk diskon bersyarat. Strategi ini mungkin bertujuan untuk menghabiskan persediaan kendaraan Model Y buatan China. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ilusi Cepat Kaya di Media Sosial: Ketika Logika Dikalahkan oleh Viralitas
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Polres Inhil Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Satu Tersangka Diamankan
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Mudik sebagai Reaktivasi Memori Kolektif
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Intelijen Amerika Serikat Ungkap Iran Dapat Pulihkan Bunker Misil dengan Cepat
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jelang Penutupan TPA Suwung, Koster Tegaskan Aturan Pembakaran Sampah
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.