Pulihkan Ekosistem, Gunung Bromo Ditutup untuk Wisata pada 6-12 April

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara kawasan Gunung Bromo untuk aktivitas wisata selama sepekan, mulai 6 hingga 12 April 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memulihkan kondisi ekosistem, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan.

Perwakilan Humas TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa penutupan dimulai pada 6 April pukul 06.00 WIB dan akan berakhir pada 12 April pukul 10.00 WIB. Ia menegaskan bahwa periode ini dimanfaatkan secara maksimal untuk berbagai kegiatan perbaikan.

"Penutupan ini bukan sekadar jeda, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan pemulihan ekosistem dan pembenahan layanan wisata," ujar Endrip, seperti dikutip dari Antara.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pengelolaan kawasan yang lebih berkelanjutan, terutama setelah tingginya lonjakan kunjungan selama libur panjang Lebaran 2026. Dalam periode 21–24 Maret saja, tercatat puluhan ribu wisatawan memadati kawasan Bromo.

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan sepanjang Maret 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dua bulan sebelumnya. Data tersebut mencerminkan tingginya minat wisatawan terhadap destinasi yang mencakup wilayah Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, hingga Malang itu.

"Tren kunjungan pada Maret memang lebih tinggi dibanding Januari dan Februari, sehingga perlu diimbangi dengan upaya perawatan kawasan," kata Endrip.

Selama masa penutupan, berbagai agenda telah disiapkan oleh pihak pengelola. Kegiatan tersebut meliputi aksi bersih-bersih kawasan pasca-libur panjang, serta sosialisasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) pada hari pertama penutupan.

Selain itu, pelatihan juga akan diberikan kepada pelaku jasa wisata, khususnya penyedia transportasi jip dan kuda, di beberapa wilayah seperti Probolinggo dan Malang. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para pelaku wisata lokal.

Tidak hanya itu, kegiatan sosial serta peningkatan kualitas layanan juga menjadi bagian dari agenda selama penutupan berlangsung. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, akan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk penataan JLKT pada 13 April 2026.

Endrip berharap seluruh langkah yang dilakukan selama masa penutupan ini dapat memberikan dampak positif, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Kami berharap Bromo tetap terjaga kelestariannya dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi semua pihak," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danantara Kaji Pembentukan BUMN Tekstil: Fokus Serap Tenaga Kerja
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Lama menutupi perpisahan sejak 2021, aktor Fanny Fadillah buka suara alasan cerai dari Elvita Novira
• 8 jam lalubrilio.net
thumb
Nama Irish Bella Disebut di Pledoi Ammar Zoni, Haldy Sabri: Jangan Bikin Pembelaan Lebay
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Antisipasi El Nino, Pemerintah Optimalkan Waduk dan Irigasi
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Komdigi Periksa Google dan Meta, Cecar 29 Pertanyaan Terkait Dugaan Pelanggaran PP Tunas
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.