Antisipasi El Nino, Pemerintah Optimalkan Waduk dan Irigasi

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air irigasi dalam kondisi siap menghadapi fenomena El Nino Godzilla, khususnya di wilayah Jawa Tengah yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa Waduk Gajah Mungkur akan memegang peranan penting dalam sistem irigasi.

Saat ini, waduk tersebut dimanfaatkan untuk mengairi sekitar 25.000 hektare lahan pertanian melalui jaringan irigasi Colo Barat dan Colo Timur.

Volume air yang tersedia mencapai sekitar 340 juta meter kubik, dengan kapasitas tampungan efektif sekitar 260 juta meter kubik.

“Waduk ini harus tetap mampu menyuplai kebutuhan air, terutama untuk irigasi pertanian. Insyaallah aman, kami menyiapkan berbagai langkah agar kebutuhan air tetap terpenuhi hingga musim kemarau berakhir,” kata Dody, Selasa, 7 April 2026.

Guna menjaga keberlanjutan fungsi waduk, Kementerian PU melakukan berbagai upaya pengendalian sedimentasi guna memperpanjang usia layanan bendungan. Salah satunya adalah dengan mengoperasikan empat kapal keruk untuk mengurangi endapan sedimen di dalam waduk.

Selain itu, telah dibangun tiga unit closure dike yang berfungsi menahan sedimen dari aliran Sungai Keduang sebelum masuk ke waduk, sehingga dapat mengurangi laju pendangkalan.

Upaya konservasi juga dilakukan di wilayah hulu melalui penanaman pohon oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama masyarakat, guna memperbaiki kondisi daerah tangkapan air.

“Hulu yang rusak menjadi salah satu penyebab utama sedimentasi. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan agar yang masuk ke waduk lebih banyak air dibandingkan sedimen,” ujar Dody.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian, guna menjaga produktivitas pertanian nasional.

Dengan berbagai langkah mitigasi tersebut, pemerintah optimistis dampak El Nino terhadap pasokan pangan nasional dapat diminimalkan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJS dan Zakat: Dilema Hidup Mustahik
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dendam Lama Memanas! Barcelona vs Atletico Madrid Kembali Bentrok di Perempat Final Liga Champions
• 6 menit laluviva.co.id
thumb
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.105 per USD, Pasar Cermati Tenggat Waktu AS untuk Iran
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Duet Elkan Baggott–Jay Idzes Dikritik Eks Bek Timnas Indonesia, hingga Media Vietnam Kegirangan Garuda Tampil Pincang
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Selasa, layanan Samsat Keliling tersedia di 14 wilayah Jadetabek
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.