Pemerintah Cina resmi menerbitkan pedoman baru untuk sektor e-commerce di tengah meningkatnya tekanan dari Uni Eropa terkait isu keamanan produk dan akses pasar. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Beijing untuk menyesuaikan pertumbuhan industri digitalnya dengan standar global.
Pedoman tersebut dirilis oleh Kementerian Perdagangan Cina bersama sejumlah lembaga lintas sektor. Hal ini mulai dari otoritas industri, pertanian, pariwisata, hingga regulator pasar dan ruang siber.
Berdasarkan laporan Reuters, Senin (6/4), pemerintah menekankan pentingnya keseimbangan antara dorongan pertumbuhan dan pengawasan, serta efisiensi ekonomi dengan prinsip keadilan.
Aturan ini juga dibuat untuk mendorong integrasi lebih lanjut antara aktivitas digital dan ekonomi yang lebih luas. Dokumen tersebut juga menetapkan rencana untuk menciptakan zona percontohan untuk e-commerce lintas batas, mengembangkan aturan dan standar terkait, dan mendukung upaya platform untuk berekspansi ke pasar luar negeri.
Langkah ini muncul setelah meningkatnya sorotan dari parlemen Uni Eropa yang menilai adanya lonjakan produk tidak aman yang masuk ke wilayah mereka. Selain itu juga sekaligus menyoroti keterbatasan akses bagi pelaku usaha Eropa di pasar Cina.
Isu tersebut menjadi pembahasan utama dalam kunjungan delegasi parlemen Eropa ke Cina yang merupakan kunjungan pertama dalam delapan tahun terakhir.
Di sisi lain, Uni Eropa juga telah menyetujui reformasi sistem bea cukai dengan aturan penegakan yang lebih ketat, terutama bagi platform e-commerce. Dalam kebijakan itu, platform dapat dikenakan sanksi hingga denda jika terbukti menjual barang ilegal atau tidak memenuhi standar keamanan.
Meski tidak secara eksplisit menyebut Eropa dalam pedoman barunya, Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan bahwa kunjungan delegasi Uni Eropa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kedua pihak dan mendorong hubungan bilateral yang lebih stabil.
“Kami akan mendorong perusahaan e-commerce untuk membangun basis pengadaan langsung di luar negeri, memperluas impor produk berkualitas tinggi dan khas, dan menciptakan jalur ekspres e-commerce bagi barang-barang global untuk memasuki pasar Cina,” demikian pernyataan yang dikutip Reuters.




