Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 justru bergerak melemah tipis sebesar 0,06 persen ke posisi 707,35. Sentimen global dorong penguatan Penguatan IHSG sejalan dengan kinerja positif bursa global, khususnya di Wall Street pada perdagangan sebelumnya.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,36 persen ke level 46.669,88. S&P 500 naik 0,44 persen ke 6.611,83, sementara Nasdaq Composite menguat 0,54 persen menjadi 21.996,34.
Kondisi ini memberi sentimen positif awal bagi pasar saham domestik, meski masih dibayangi sejumlah risiko global.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah, Sentimen Global dan Tekanan Rupiah Jadi Beban IHSG masih tertekan, asing lanjut jual bersih Pada perdagangan sebelumnya, IHSG justru ditutup melemah 0,53 persen ke level 6.989 dan kembali berada di bawah level psikologis 7.000.
Tekanan jual dari investor asing masih berlanjut dengan catatan net foreign sell mencapai Rp611 miliar.
BRI Danareksa Sekuritas menyatakan, sentimen global menjadi faktor utama, terutama eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran serta ketidakpastian terkait gencatan senjata. Selain itu, risiko gangguan pasokan energi dari Selat Hormuz turut membebani pasar.
Dari dalam negeri, rilis daftar HSC oleh Bursa Efek Indonesia juga memberikan tekanan, terutama pada sejumlah saham seperti BREN dan DSSA. Proyeksi IHSG Secara teknikal, pergerakan IHSG diperkirakan masih terbatas atau sideways dalam jangka pendek.
"IHSG diperkirakan masih bergerak sideways terbatas dengan support di 6.900-6.950 dan resistance di 7.050-7.100," sebut tim riset BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian, Selasa, 7 April 2026.
Adapun arah pergerakan selanjutnya masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan situasi global, khususnya konflik Timur Tengah, serta arus dana asing yang cenderung keluar dari pasar domestik, terutama di sektor perbankan. Rekomendasi saham hari ini Di tengah pergerakan pasar yang cenderung terbatas, investor jangka pendek dapat mencermati beberapa saham berikut:
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
- PT Timah Tbk (TINS)
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





