JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Kramat Raya di Senen sempat menjadi sorotan karena debu dan tanah yang berserakan dari proyek pembangunan hunian, menimbulkan keluhan hingga kecelakaan kecil.
Kini, kondisi jalan di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) tersbeut telah dibersihkan, dan pengelola proyek berjanji kejadian serupa tidak akan terulang.
Berdasarkan unggahan video akun Instagram @ijoeel, terlihat sebagian permukaan jalan tertutup tanah dan kerikil.
Baca juga: Pramono Targetkan Penanganan Sampah di Pasar Kramat Jati Selesai Sepekan
Bahu jalan juga tampak berdebu, sementara kendaraan roda dua dan roda empat melintas di lokasi tersebut.
Video tersebut juga memuat aduan warga yang menjadi korban kecelakaan akibat kondisi jalan.
"Orang kecelakaan dampak dari proyek hunian di Senen yang bikin jalanan banyak kotoran tanah dan bikin polusi debu," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Kondisi sudah dibersihkan
Kompas.com kemudian mengecek kondisi lokasi proyek pada hari yang sama.
Lokasi berada di Jalan Kramat Raya Nomor 21, Kecamatan Senen, tepat di samping Masjid Baitul Falah.
Di area tersebut terdapat papan informasi bertuliskan “Pembangunan Hunian. Hasil kolaborasi BP BUMN, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Danantara Indonesia, dan Pemda DKI Jakarta.”
Baca juga: Kala Swasta Bakal Tangani Sampah di Pasar Induk Kramat Jati di Tengah Keluhan...
Berdasarkan pantauan, kondisi jalan di lokasi sudah bersih dari tanah dan kerikil.
Terlihat tiga petugas proyek berjaga di tepi jalan dan trotoar untuk mengatur keluar-masuk kendaraan pengangkut material bangunan.
Meski demikian, tampak deretan mobil pribadi terparkir di tepi Jalan Kramat Raya, tidak jauh dari lokasi proyek. Puluhan kendaraan tersebut memakan bahu jalan.
Kompas.com/Dian Erika Kondisi Jalan Kramat Raya 21 yang sempat viral karena kotor dengan tanah dan berdebu akibat terdampak pembangunan hunian dipantau pada Senin (6/3/2026)
Pembersihan dilakukan
Salah satu petugas proyek, Zein, membenarkan bahwa sebelumnya kondisi jalan berdebu dan kotor akibat material tanah.
Namun, pada Senin pagi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah melakukan pembersihan.
"Juga ada satu mobil Damkar yang menyiram jalan untuk pembersihan. Tadi Camat dan Lurah juga kemari," ujar Zein.