KPAI Desak Anak Korban Peluru Nyasar di Gresik Didampingi dan Dilindungi

suarasurabaya.net
11 jam lalu
Cover Berita

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar anak yang menjadi korban peluru nyasar di Gresik, Jawa Timur, mendapatkan pendampingan psikologis serta perlindungan hukum.

“KPAI bersimpati dan sesuai UU Perlindungan Anak Pasal 59A, proses hukum harus cepat dan anak harus mendapatkan pendampingan psikologis serta perlindungan hukum,” kata Diyah Puspitarini Anggota KPAI seperti dikutip dari Antara.

Pengaduan kasus ini sudah diterima KPAI dan pihaknya juga akan menyampaikan kepada pihak terkait, termasuk Kementerian Pertahanan.

“KPAI menerima cek aduan kasus ini dan akan menindaklanjuti untuk menyampaikan langsung kepada pihak terkait, termasuk Kemenhan,” kata Diyah Puspitarini.

Sebagai informasi, insiden dugaan peluru nyasar terjadi saat murid-murid di SMPN 33 Gresik, Jawa Timur sedang mengikuti kegiatan sosialisasi di sekolah tersebut, pada Rabu (17/12/2025). Sementara sekitar 2,3 kilometer dari sekolah korban, terdapat lapangan tembak TNI AL yang ketika itu sedang ada latihan menembak rutin.

Ada dua anak yang menjadi korban peluru nyasar, yakni inisial DF (14) dan RO (15). Saat itu juga, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, untuk menjalani perawatan intensif.

Dari hasil rontgen, ditemukan peluru bersarang di tangan kiri DF dan di punggung kanan RO.

Korban DF dan RO selanjutnya menjalani operasi besar untuk pengambilan peluru. DF mengalami patah tulang di telapak tangan kirinya dan dipasang pen.(ant/mar/lta/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Episode Perdana Terikat Janji, Sinetron Baru Arya Saloka Tembus 15 Besar Rating
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Truk Hantam Bus di Madiun, Satu Orang Meninggal Dunia
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Saat Amsal Sitepu Bebas, Kini Kajari Karo dan Bawahannya yang Diperiksa Berhari-hari di Kejagung
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Ketua Komisi XII DPR Dorong Regulasi Perda untuk Pemanfaatan Limbah Tambang Demi Nilai Tambah Ekonomi
• 11 jam lalupantau.com
thumb
15 Rumah di Lenteng Agung Dibongkar TNI, Warga Klaim Tanah Bukan Milik Militer
• 46 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.