REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah haji Indonesia mengungkapkan bahwa tidak ada kekhawatiran terganggunya perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji oleh perang yang didalangi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sebagaimana diketahui, belum lama ini AS dan Israel menyerang Iran hingga membuat situasi di kawasan negara-negara Teluk memanas.
Rifki Hazami (40 tahun), calon jamaah haji tahun 2026 dari Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa yakin pasti Allah SWT menjaga hamba-Nya yang ingin pergi berhaji.
Baca Juga
Dukung Jurnalisme Warga dari Gaza, BSMI Apresiasi Para Penulis Palestina
Steamboat Delight Hadir di 7th Sky Lounge Vasaka Hotel Jakarta
Lebih dari 3,5 Juta Orang Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
"Alhamdulillah tidak ada kekhawatiran saat ini, haji adalah tamu Allah SWT, Allah SWT pasti menjaga hambanya yang ingin pergi haji," kata Rifki kepada Republika, Selasa (7/4/2029)
Ia mengungkapkan, pengalaman ibadah haji yang pertama dulu juga di masa perang. Perjalanannya melewati terusan Suez Mesir dan selamat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Alhamdulillah selamat sampai tujuan dan saya juga berkeyakinan tahun ini selamat sampai tujuan dan sampai balik lagi ke Tanah Air Indonesia," ujarnya.
Infografis Lokasi Kampung Haji Indonesia di Makkah. - (Republika)