JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menanggapi pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang menyerukan untuk menggulingkan Presiden Prabowo Subianto.
Fahri menegaskan bahwa masyarakat seharusnya menyampaikan aspirasi dalam koridor demokrasi dan konstitusi, bukan melalui ajakan yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan politik.
Menurutnya, situasi global saat ini sedang tidak menentu sehingga Indonesia membutuhkan persatuan nasional, dan kekompakan untuk menjaga konstitusional.
BACA JUGA:JPU Gali Keterangan Saksi Nicke Widyawati dalam Sidang Kasus Tata Kelola Minyak
BACA JUGA:Preman Pengeroyokan Ayah Pengantin Hingga Tewas di Purwakarta Dibekuk Saat Mau Melarikan Diri
"Negara kita lagi kayak begini, dunia lagi kacau, kita lagi memerlukan kesepahaman dan kesepakatan, harusnya kita bicara dalam wadah konstitusional,” kata Fahri Hamzah, Selasa, 7 April 2026.
Dalam sistem konstitusi, kata Fahri, Presiden bukan satu-satunya pemegang kekuasan.
Menurut Fahri, ada cabang kekuasaan lain yang juga bisa ditagih sebagai bagian tanggung jawab kolektif negara kepada masyarakat.
"Saya kira apa namanya, kawan-kawan itu sepakat itulah. Apa lagi kalau yang aktivis, setengah mati loh kita membangun demokrasi kita. Kalau kita mengizinkan kekacauan kembali kan nanti repot. Ya, tolong introspeksi jugalah ya," sebut Fahri.
"Dunia lagi tidak mengizinkan kita untuk macam-macam lah ya. Dunia lagi memerlukan kita untuk kompak bersatu. Apalagi kalau kita bicara Pak Prabowo, kan tidak ada niatnya yang tidak baik. Semua ini kan untuk masyarakat. Tapi kalau beliau bilang ada penghematan dan sebagainya, ya itu kita adjust lah. Kan memang faktanya juga ada banyak kebocoran dan keborosan di mana-mana. Dan itu saja yang kita perlu perbaiki. Kan baik semua niat itu," imbuhnya.
BACA JUGA:Golkar Nilai Ajakan Saiful Mujani 'Gulingkan' Prabowo Provokatif dan Berisiko Makar
BACA JUGA:Mobil Dinas Pemprov DKI Keciduk Polisi di Puncak, Pramono: Sudah Ditegur, Tak Ada Toleransi!
Sebelumnya, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah sekaligus pendiri lembaga penelitian, konsultansi politik dan kebijakan berbasis riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengajak menjatuhkan pemerintah ramai di media sosial.
Video itupun ramai di media sosial.
"Ya hanya kita yang bisa, rakyat, '98 juga tidak akan terjadi kalau rakyat dan teman-teman enggak turun, enggak akan itu MPR akan menurunkan Suharto, enggak akan," kata Mujani dalam potongan video yang beredar.
- 1
- 2
- »





