HARIAN FAJAR, MAKASSAR — PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan tersebut bertajuk Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol.3 dengan melibatkan 75 anak berkebutuhan khusus di Makassar.
Kegiatan ini berlangsung di Madrid Hall, Akkarena, Sabtu, 4 April. Serta bertepatan dengan peringatan Hari Down Syndrome Sedunia. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan membuat gantungan kunci sebagai upaya mengasah kreativitas, melatih kemampuan motorik halus, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan program Tabung Karya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan Tabung Karya ini, kami ingin menghadirkan ruang yang inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar, berkarya, dan mengekspresikan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia menegaskan, setiap anak memiliki kemampuan luar biasa jika diberikan kesempatan yang tepat. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus di masa depan.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), serta dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Selatan dan Pokja Bunda PAUD Sulsel.
Ketua KOADS, Andi Rahmatullah, mengapresiasi inisiatif GMTD yang dinilai tidak hanya edukatif, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang positif bagi anak-anak dan orang tua.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, tidak hanya dalam melatih keterampilan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri mereka,” katanya.
Melalui program ini, GMTD berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya memberikan ruang yang setara bagi anak berkebutuhan khusus. (edo)





