JAKARTA, KOMPAS.com- Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito menyampaikan bahwa pihaknya telah mempunyai tiga kapal rumah sakit untuk memperluas layanan Jaminan Kesehatan Nasional di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Rencananya, kapal rumah sakit akan ditambah setelah mendapatkan arahan dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Dr Muhammad Ali.
"Sebetulnya yang sudah bekerja sama dengan kita ada tiga kapal rumah sakit yang punya Ksatria Airlangga, Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan, kami akan tambah dengan kapal-kapal Angkatan Laut. Tentunya setelah mendapatkan kerja sama dan arahan dari Bapak Panglima TNI dan Bapak KASAL," ujar Pujo di Kantor BPJS Kesehatan, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Gandeng TNI, BPJS Kesehatan Sediakan Kapal Rumah Sakit di Wilayah 3T
Pujo mengatakan, kapal rumah sakit ini merupakan salah satu Program Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama Direksi BPJS Kesehatan 2026-2031.
BPJS Kesehatan juga sudah bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas skema program kapal rumah sakit ini.
"Program kami itu JKN 3T, kami masukkan ke dalam quick win. Ini kami sudah bertemu dengan Bapak Menteri Pertahanan," kata Pujo.
Jika berjalan sesuai rencana, kapal rumah sakit untuk menjangkau wilayah 3T ini akan beroperasi dalam tiga bulan ke depan.
"Tentunya itu akan kita rencanakan dalam tiga bulan ke depan," tuturnya.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan 3 Griya Pekerja di Batam, Solusi Hunian Layak dan Terjangkau
Pujo berharap, bentuk kerja sama dengan Kemhan dan TNI ini dapat memperluas pelayanan JKN yang belum merata di wilayah 3T.
Ia akui bahwa masih banyak daerah tertinggal yang belum mempunyai fasilitas pelayanan kesehatan mumpuni seperti di kota-kota besar.
"Supaya pelayanan-pelayanan yang selama ini belum dirasakan sampai ke dalam daerah tertinggal bisa diberikan melalui kapal-kapal rumah sakit," ungkap Pujo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang