Wamen Fajar Dorong Lulusan SMK Naik Kelas Jadi Talenta Global

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus naik kelas menjadi talenta global yang mampu bersaing di tengah dinamika pasar tenaga kerja internasional yang semakin kompetitif.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bahasa Inggris dan Sertifikasi Uji Kompetensi bagi siswa dan alumni SMK di Kota Tangerang, Senin (7/4). Kegiatan ini dihadiri para kepala sekolah penerima bantuan program pemerintah sebagai bagian dari penguatan kapasitas satuan pendidikan vokasi.

“SMK hari ini tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang siap kerja di dalam negeri, tetapi harus kita dorong menjadi talenta global yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Wamen Fajar.

Baca juga : Wamen Fajar Riza di Lasem: Ilmu Adalah Fondasi Amal Saleh, bukan Sekadar Rutinitas

Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK di tingkat global.

“Bahasa Inggris bukan lagi sekadar tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar. Jika kita ingin lulusan SMK masuk ke pasar kerja global, maka kemampuan komunikasi mereka harus disiapkan dengan serius,” katanya.

Selain itu, Wamen Fajar menekankan pentingnya sertifikasi uji kompetensi sebagai standar kualitas lulusan yang diakui dunia industri.

Baca juga : Sentil Arus Informasi, Wamen Fajar Riza Ul Haq: Orang Tua adalah Benteng Literasi Anak

“Sertifikasi menjadi bukti bahwa mereka memiliki kompetensi. Ini penting bukan hanya untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk pengakuan di tingkat global,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti tantangan dunia kerja di Indonesia, termasuk fenomena meningkatnya tenaga kerja asing di berbagai sektor.

“Kita melihat fenomena meningkatnya tenaga kerja asing, di mana masih banyak posisi strategis diisi oleh mereka. Ini menjadi catatan penting bahwa kita harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita. Di sisi lain, kita juga perlu menyerap ilmu dan pengalaman yang mereka miliki agar kita terus berkembang,” kata Wamen Fajar.

Menurutnya, tanpa peningkatan kapasitas dan daya saing, lulusan dalam negeri berpotensi tertinggal, bahkan di pasar kerja sendiri.

“Kalau kita tidak segera meningkatkan kualitas lulusan kita, maka kita akan kalah bersaing, bahkan di negeri kita sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa SMK sebenarnya telah memiliki kekuatan pada aspek keterampilan teknis, namun perlu diperkuat dengan kemampuan bahasa dan kesiapan menghadapi lingkungan kerja global.

“Secara teknis kita kuat dan memiliki keunggulan, tetapi kita perlu memperkuat aspek bahasa dan soft skills agar lulusan SMK benar-benar siap masuk dalam ekosistem kerja global,” ujarnya.

Wamen Fajar juga menegaskan bahwa program Bimtek Bahasa Inggris dan sertifikasi kompetensi harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan.

“Ini bukan program sesaat, melainkan harus menjadi bagian dari langkah sistemik untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Wamen Fajar didampingi Tatang Muttaqin selaku Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen serta Arie Wibowo Kurniawan selaku Direktur SMK.

Menutup sambutannya, Wamen Fajar menyampaikan harapannya agar program ini memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan menjawab kebutuhan masa depan mereka.

“Semoga program ini membantu menjawab kebutuhan anak-anak kita. Ini juga akan kami sampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa program ini diarahkan untuk menyiapkan siswa menjadi talenta global sesuai harapan beliau, yakni mendorong generasi muda kita siap mengambil peluang kerja di luar negeri,” pungkasnya. (RO/Z-10)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Maruarar dan Hercules Berdebat Terkait Lahan Tanah Abang, Publik Soroti Duduk Perkaranya
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
TPA Burangkeng Overload, Pemkab Bekasi Rencanakan Olah Sampah Jadi RDF
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Rumah di Depok Meledak Imbas Kebocoran Gas Elpiji 3 Kg, Begini Hasil Investigasi Hiswana Migas
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Kurikulum Krisis Ala Pendidikan Luar Sekolah
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Istilah Defensive Driving dan Eco Driving yang Perlu Diketahui Pengemudi
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.