Mentan Proyeksikan Jagung hingga Daging Ayam Surplus, Aman Hadapi El Nino

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman mengungkap, komoditas pangan seperti jagung, gula, telur ayam, dan daging ayam diproyeksikan surplus pada Mei 2026.

Proyeksi surplusnya sejumlah komoditas pangan tersebut diyakininya membuat Indonesia mampu menghadapi fenomena El Nino.

"Tantangan pangan semakin kompleks, dipengaruhi oleh dinamika geopolitik serta perubahan iklim. Namun, berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional hingga Mei 2026, pangan strategis nasional berada pada kondisi surplus dan relatif aman," ujar Amran dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR, dikutip dari siaran Youtube TVR Parlemen, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Mentan Jamin Stok Pangan Aman di Tengah Ancaman El Nino

Ia menyampaikan, gula konsumsi diproyeksikan surplus 632 ribu ton berdasarkan proyeksi ketersediaan sebesar 1,81 juta ton dan kebutuhan sebesar 1,18 juta ton.

Selanjutnya, daging ayam juga diproyeksikan surplus 837 ribu ton dengan mempertimbangkan proyeksi suplai sebesar 2,52 juta ton dan kebutuhan sebesar 1,68 juta ton.

Lalu, pasokan telur ayam nasional diprediksi surplus 423 ribu ton berdasarkan proyeksi ketersediaan sebesar 3,16 juta ton dan kebutuhan sebesar 2,73 juta ton.

Sedangkan jagung juga diproyeksikan surplus 4,35 juta ton, dengan mempertimbangkan proyeksi suplai sebesar 11,49 juta ton dan kebutuhan sebesar 7,13 juta ton.

Baca juga: Mentan Sebut Stok Beras 4,6 Juta Ton, Aman Hadapi Potensi El Nino 6 Bulan

Di samping itu, Amran menjelaskan bahwa stok pangan nasional mencapai 28 juta ton, sedangkan kebutuhan konsumsi sekitar 2,6 juta ton per bulan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sehingga stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia hingga 10–11 bulan ke depan.

"Kalau terjadi El Nino, produksi kita masih ada sekitar 2 juta ton per bulan. El Nino diperkirakan enam bulan, sementara persiapan kita mencapai 10–11 bulan. Artinya aman,” kata Amran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi Ancaman Godzila El Nino, Anggota DPR Minta Pompanisasi Berbasis Tenaga Surya
• 9 jam lalukompas.com
thumb
ASN Jateng Tanggapi Anjuran Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Hemat Energi
• 15 jam lalukompas.id
thumb
5 Motor Dilaporkan Hilang di Surabaya dan Sidoarjo dalam Sehari
• 30 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Taiwan Tuduh Tiongkok Incar Teknologi Chip untuk Hindari Pembatasan Global
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gubernur Jawa Barat KDM Sebut Program PSEL Bisa Hemat Anggaran dan Pangkas Birokrasi
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.