Pantau - Peneliti di India mengungkap sebagian besar penderita diabetes tipe 2 mengalami kekurangan mikronutrien seperti vitamin D, vitamin B12, dan magnesium berdasarkan hasil meta-analisis terhadap puluhan studi global.
Temuan Studi Global tentang MikronutrienPenelitian yang dipublikasikan melalui Eating Well tersebut menganalisis 132 studi dengan total 52.501 partisipan dari berbagai negara yang merupakan penderita diabetes tipe 2 berusia minimal 18 tahun.
Hasil analisis menunjukkan lebih dari 45 persen penderita diabetes tipe 2 mengalami defisiensi mikronutrien ganda.
Sekitar 40 persen penderita dengan komplikasi diabetes juga ditemukan mengalami kekurangan mikronutrien.
Vitamin D menjadi defisiensi paling umum dengan prevalensi lebih dari 60 persen, disusul magnesium sekitar 42 persen.
Selain itu, hampir 29 persen penderita diabetes yang mengonsumsi metformin mengalami kekurangan vitamin B12.
Peneliti menyatakan bahwa "ada semacam korelasi antara diabetes tipe 2 dan kekurangan mikronutrien, termasuk vitamin D dan B12 serta magnesium."
Sumber Nutrisi dan Pola Makan SehatMikronutrien seperti vitamin B12 dapat diperoleh dari produk hewani seperti daging, ikan, dan susu serta alternatif nabati yang diperkaya.
Vitamin D bisa didapat dari paparan sinar matahari serta makanan seperti ikan berlemak, kuning telur, dan produk olahan yang difortifikasi.
Magnesium tersedia dalam kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan, buah, dan sayuran.
Peneliti juga menyoroti pentingnya mengurangi konsumsi makanan ultra-olahan tinggi gula untuk mencegah kekurangan nutrisi.
Dalam rekomendasinya disebutkan bahwa perubahan pola makan dapat dilakukan secara bertahap dengan mengganti konsumsi harian menjadi lebih sehat.
Sebagai contoh, mengganti minuman bersoda dengan air putih atau camilan tinggi gula dengan pilihan bergizi seperti kacang dan cokelat hitam.
Temuan ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap asupan mikronutrien dalam pengelolaan diabetes selain makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein.




