Ayah mendiang Vidi Aldiano, Harry Kiss, bicara soal peringatan 40 hari berpulang anaknya. Harry membeberkan rencana keluarga untuk menggelar doa bersama.
Namun, Harry menekankan dalam tradisi keluarganya, mereka tidak terpaku hitungan hari tertentu, melainkan lebih mengutamakan waktu dan kesempatan untuk berdoa.
"Di keluarga kami itu tidak ada istilah 40 hari, 30 hari, atau seminggu dan lain-lain. Pokoknya kalau ada waktu ya kita berdoa," kata Harry Kiss di Veteran, Jakarta Selatan.
Ayah Mendiang Vidi Aldiano Ungkap Akan Gelar Acara Doa BersamaMeski demikian, keluarga merencanakan sebuah acara doa dalam waktu dekat. Harry membocorkan acara doa bersama kemungkinan akan digelar sekitar sepuluh hari lagi. Lokasi yang dipilih bukanlah rumah pribadi mereka, melainkan masjid besar di Tanah Kusir demi kenyamanan para tamu yang hadir.
"Sepuluh hari lagi kemungkinan akan diadakan. Jadi kita lihat kapan masjidnya kosong. Karena kalau diadakan di rumah kami itu parkirnya susah. Kayak kemarin kita hanya 400 orang aja mobilnya ada 200, parkir di mana gitu kan," tutur Harry.
Masjid Nurul Hidayah jadi pilihan utama keluarga karena lokasinya yang strategis dan memiliki area parkir yang luas. Harry menyatakan pihak keluarga tengah mencocokkan jadwal dengan pihak masjid.
"Jadi kalau di Masjid itu bisa menampung banyak orang, ya, dan jalanannya juga cukup luas di Tanah Kusir sini. Jadi namanya masjidnya Nurul Hidayah. Kita lagi cari waktu entah mungkin tanggal 18, 19 atau tanggal berapa ya, tapi pasti kita akan adakan nanti," ucap Harry.
Menariknya, acara ini juga melibatkan para penggemar setia Vidi yang disebut Vidies. Keluarga juga berencana menyediakan Zoom bagi penggemar yang berada di luar kota agar tetap bisa ikut mendoakan sang idola.
"Ya pasti yang menyelenggarakan nanti Vidies, ya. Tapi nanti akan ada yang live di situ sama yang Zoom," ungkap Harry.
"Kemarin aja sudah 900 lebih hampir 1.000 tuh yang Zoom. Nah sekarang ini kami baru hire katanya Vidies mereka lagi mau tambah kuota Zoom-nya sampai 3.000. Jadi mudah-mudahan lebih banyak lagi yang mendoakan," tutup Harry.





