JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan ada kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Ia berharap masyarakat diminta agar tetap tenang dan tidak terlalu mengkhawatirkan gejolak harga energi dunia sebagai imbas perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
BACA JUGA:IHSG Parkir di Zona Merah, Indeks LQ45 Terkoreksi 0,86 Persen pada Penutupan Selasa
"Kita masih punya pertahanan berlapis, jadi teman-teman nggak usah takut, masyarakat nggak usah takut, kan saya masih memastikan uangnya ada," ungkapnya kepada wartawan di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa 7 April 2026.
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa keputusan Pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi ini diambil agar tidak membebani masyarakat, sehingga momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Kebijakan tersebut adalah atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Keuangan telah mengantisipasi pergerakan harga minyak dunia.
BACA JUGA:Success Fee Rp3,6 M Diduga Ditilap Mantan Rekanan, Bro Ron Lapor Polisi!
Purbaya meyakini bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga dan akan mampu meredam gejolak harga energi dunia.
Sebelumnya, Purbaya percaya diri jika perekonomian Indonesia masih stabil di tengah perang Timur Tengah.
Menurutnya, APBN saat ini cukup untuk menghadapi tekanan ekonomi global akibat perang AS-Israel dengan Iran.
Hal itu disampaikan dalam konferensi pers tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko & Antisipasi Dinamika Global, Selasa 31 Maret 2026.
"Kami selalu menjaga anggaran berkesinambungan dan dengan itu pun kami masih memiliki ruang untuk memberi bantalan terhadap gejolak perekonomian dunia,"ucap Purbaya.
BACA JUGA:Pemulangan Heru Partiman Berjalan Lancar, ABK Korban Kapal yang Tenggelam di Vietnam
Ia menyampaikan, APBN masih aman meski harga minyak secara rata-rata USD100 per barel sepanjang tahun.
"Sekarang USD100 rata-rata sampai akhir tahun pun, anggaran kita tetap berkesinambungan dan defisitnya masih terkendali," ucapnya.
- 1
- 2
- »




