JAKARTA – Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan mayoritas pemudik merasa puas terhadap fasilitas dan layanan selama pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Hal tersebut terungkap dalam survei evaluasi publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 yang dirilis pada Selasa (7/4/2026).
"Mayoritas pemudik merasa puas dengan fasilitas dan layanan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Pemudik paling puas terhadap penyediaan posko oleh Polri untuk pengamanan, pusat informasi, sekaligus layanan tempat istirahat," kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida.
Dalam survei tersebut, tingkat kepuasan terhadap posko Polri mencapai 84 persen. Sementara itu, ketersediaan bahan bakar memperoleh tingkat kepuasan sebesar 81,7 persen.
Selanjutnya, angkutan umum mendapat penilaian positif sebesar 79,7 persen. Rekayasa lalu lintas di ruas jalan tol, seperti sistem one way dan contraflow, mencatat tingkat kepuasan sebesar 77,6 persen.
Baca Juga:Nadiem Klaim Tak Ada Arahan untuk Pakai Chromebook SepenuhnyaAdapun pengaturan lalu lintas di jalan non-tol memperoleh kepuasan sebesar 76,1 persen, sedangkan kondisi jalan secara umum berada di angka 74,4 persen.
Selain itu, survei juga mencatat tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berada pada level sangat tinggi. Sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap pelayanan mudik tahun ini.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan secara umum tingkat kepuasan masyarakat—baik yang mudik maupun tidak—mencapai 80,8 persen. Namun, tingkat kepuasan meningkat signifikan pada kelompok pemudik, yakni sebesar 85,3 persen.
“Ini menunjukkan penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berjalan sangat baik dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hasil tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Baca Juga:Bertemu Prabowo, JK Tanyakan Soal Tarif Dagang dan Dampak Perang Timteng“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, kementerian/lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan berkeselamatan,” ujarnya.
Secara khusus, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo atas arahan strategis dan keterlibatan langsung dalam memastikan pengamanan mudik berjalan optimal.
“Terima kasih atas arahan, dukungan penuh, dan kehadiran langsung di lapangan yang menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan, agar penyelenggaraan mudik semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan.
Survei ini dilakukan pada 29 Maret hingga 4 April 2026 terhadap 1.200 responden melalui wawancara tatap muka. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Quality control dilakukan secara acak terhadap 20 persen sampel oleh supervisor yang mendatangi kembali responden terpilih.
#nasional




