Dari Perjuangan ke Harapan: Kisah Inspiratif Ibu Anastasya yang Tak Pernah Menyerah

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Langkah kecil seorang ibu yang dijalani setiap hari sering kali menyimpan cerita besar tentang keteguhan. Di Manado, kisah itu datang dari Anastasya Sampaleng, seorang ibu rumah tangga yang memilih untuk tetap berdiri di tengah situasi yang tidak mudah.

Saat suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan jatuh sakit, ia tidak memiliki banyak pilihan selain terus bergerak.

BACA JUGA:Ngeri! Ini Kronologi Petugas Gulkarmat DKI Dicegat Begal di Gambir, Korban Sempat Melawan

Dengan berjalan kaki hingga sekitar dua kilometer setiap hari, Anastasya menjajakan masakan rumahan kepada masyarakat sekitar, menjaga agar dapur tetap menyala dan keluarganya tetap bertahan.

Perjalanan tersebut tidak dimulai dari kondisi yang mudah. Sebelumnya, ia sempat merintis usaha warung sembako setelah bergabung dengan PNM Mekaar, membantu menambah penghasilan keluarga sedikit demi sedikit.

Namun ketika kondisi kesehatan suaminya memburuk, usaha tersebut tidak lagi dapat berjalan optimal. Ia kemudian beralih menjual gorengan, bahkan harus meninggalkan anaknya di rumah untuk sementara waktu agar tetap bisa berjualan.

BACA JUGA:Nama Teuku Ryan Kembali Ramai Setelah Ressa Anak Kandung Denada Sebut Ayahnya Orang Aceh

Dari situ, perlahan ia kembali menata langkah, hingga akhirnya berani meningkatkan plafon pembiayaan dan beralih ke usaha makanan yang kini menjadi penopang utama keluarganya.

Bagi Anastasya, setiap langkah yang ditempuh bukan hanya tentang dirinya sendiri.

“Saya tidak mau menyerah, karena yang saya perjuangkan bukan hanya untuk saya, tapi untuk keluarga dan anak saya. Capek pasti ada, tapi saya percaya kalau terus jalan, pasti ada jalan,” ungkapnya.

Dari usaha yang dijalani dengan konsisten, ia mulai merasakan perubahan, rumah yang perlahan direnovasi, serta pendidikan anak yang tetap dapat dilanjutkan.

BACA JUGA:Promotor Rilis Harga Tiket Konser LANY di Jakarta 2026 Lengkap Seat Plan, Paling Murah Rp850 Ribu

Perjalanan ini menjadi pengingat bahwa keberanian untuk bertahan sering kali lahir dari tanggung jawab yang lebih besar daripada diri sendiri.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menilai kisah seperti ini menjadi cerminan nyata dari semangat pemberdayaan PNM di tingkat akar rumput.

“Kisah Ibu Anastasya menunjukkan bahwa di balik setiap usaha kecil, ada ketangguhan luar biasa. Ketika perempuan diberi akses dan pendampingan yang tepat, mereka tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menguatkan keluarga dan lingkungannya,” ujarnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos Danantara Buka Suara Soal Opsi KCIC Diambil Alih Kemenkeu
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Investor Mengaku Rugi Rp2,4 T Jika Proyek PSEL Makassar Ditender Ulang
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Artemis II Pecahkan Rekor Jarak Terjauh Manusia di Luar Angkasa
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
310 Siswa-Guru Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel, 750 Sekolah Rusak
• 6 jam laludetik.com
thumb
Aturan WFH Bagi ASN di Jakarta Sudah Diteken Pramono, Simak Kriterianya!
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.