Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini memiliki peran strategis dalam pembangunan ekosistem olahraga nasional.
“Selain menghadirkan kompetisi balap kelas dunia, penyelenggaraan GT World Challenge Asia adalah bagian dari strategi penguatan ekosistem olahraga nasional. Event seperti ini memberikan ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional,” ujarnya.
Baca Juga :
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026 di Sirkuit AncolSementara itu, Director of SRO Motorsport Asia, Benjamin Franassovici, mengatakan keunggulan Mandalika International Circuit terletak pada kemampuannya menghadirkan pengalaman motorsport yang berbeda tidak hanya dari sisi teknis sirkuit, tetapi juga dari atmosfer dan identitas yang kuat.
“Integrasi antara balap kelas dunia dan budaya lokal menjadi diferensiasi yang memperkuat daya tarik The Mandalika di kalender internasional,” ungkapnya.
GT World Challenge Asia 2026 diperkirakan menghadirkan 23 mobil GT3, 46 pembalap, serta partisipasi dari sekitar 17 negara, termasuk Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, hingga Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)





