tvOnenews.com - Kabar mengenai masa depan bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali menjadi sorotan.
Setelah sempat diragukan akan kembali ke kompetisi luar negeri, kini peluang Megawati untuk tampil lagi di Liga Voli Korea mulai terbuka lebar.
Dilansir dari Yonhap News Agency (YNA), perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Megawati mulai berubah pikiran terkait keinginannya untuk kembali merumput di Negeri Ginseng.
Media korea itu menyebut perubahan sikap ini terjadi setelah adanya kunjungan penting dari kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, bersama agen Megawati di Korea, Kim Sung-hoon.
Kunjungan tersebut dilakukan ke Surabaya, di mana mereka menyaksikan langsung penampilan Megatron bersama timnya, Jakarta Pertamina Enduro, dalam babak final four Proliga 2026.
Pertemuan ini disebut menjadi titik balik penting yang membuat Megawati kembali membuka peluang untuk berkarier di Liga Voli Korea.
Sebelumnya, Megawati memang sempat menutup pintu untuk kembali ke Korea.
Hal ini tidak lepas dari kondisi cedera lutut yang ia alami sejak akhir musim kompetisi 2024-2025.
- Instagram/JPEvolley
Cedera tersebut bahkan masih belum sepenuhnya pulih hingga saat ini, sehingga membuatnya ragu untuk kembali tampil di level kompetisi tinggi.
Sebagai opposite andalan Timnas Voli Putri Indonesia, Megawati dikenal memiliki standar tinggi terhadap performanya sendiri.
Ia khawatir tidak mampu menunjukkan kekuatan serangan yang sama seperti saat mencapai puncak performa di musim sebelumnya.
Padahal, kiprah Megawati di Korea terbilang gemilang. Saat memperkuat Red Sparks, ia berhasil membawa tim tersebut kembali ke babak playoff dan hampir meraih gelar juara.
Bahkan, performanya turut mengangkat citra pemain kuota Asia yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata.
Secara statistik, Megawati tampil luar biasa dengan mencetak 736 poin dalam satu musim, menjadikannya sebagai salah satu pemain tersubur di liga.
Ia juga mencatat rasio serangan sukses sebesar 48,06 persen, angka yang biasanya didominasi pemain dari Eropa, Amerika, atau Afrika.
Kini, meski peluang kembali terbuka, Megawati disebut memiliki tiga pertimbangan penting sebelum mengambil keputusan final.




