5 Berita Terpopuler: Gibran Bicara tentang Guru Honorer dan PPPK, Pejabat Pusat Langsung Gamblang, Begini Penjelasannya

jpnn.com
18 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Selasa (7/4) tentang Gibran bicara soal guru honorer dan PPPK, pejabat pusat bilang soal dana sudah gamblang, hingga Kepala BGN memberikan penjelasan soal viralnya sepeda motor berlogo BGN.

1. Gibran Bicara tentang Guru Honorer dan PPPK, Silakan Disimak

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: UU ASN 2023 Layak Digugat ke MK, Soal Nasib PPPK Bagaimana? P3K Paruh Waktu Dijamin Aman

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pernyataan terkait kegelisahan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama guru.

Gibran berjanji akan mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan guru berstatus PPPK dan honorer yang mengajar di SD Inpres Kaniti, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kabar Baik untuk PPPK Makin Banyak, yang Merasa Kinerja Top Jangan Cemas, Isu PHK Jauh

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

Gibran Bicara tentang Guru Honorer dan PPPK, Silakan Disimak

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Tahun Ini Seharusnya Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke P3K, Jangan Resah, Siap-Siap soal Kabar Baiknya

2. Soal Nasib PPPK, Penjelasan Pejabat Pusat Urusan Uang Sudah Gamblang

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni menyampaikan pernyataan tegas dan jelas terkait nasib PPPK.

Pernyataan dan arahan Dirjen Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni disampaikan di acara resmi, yakni rapat koordinasi (rakor) di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), akhir Maret 2026.

Dalam keterangan resmi Pupsen Kemendagri, Senin (6/4), dijelaskan bahwa Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu mengirim tim Ditjen Bina Keuda untuk turun langsung ke Provinsi NTT untuk memastikan pengendalian belanja pegawai tetap dalam batas ideal, serta menjamin keberlanjutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

Soal Nasib PPPK, Penjelasan Pejabat Pusat Urusan Uang Sudah Gamblang

3.  KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Crazy Rich Madura Haji Her

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mempertimbangkan pemanggilan ulang terhadap sosok yang dikenal sebagai Haji Her dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait praktik mafia cukai rokok ilegal di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Haji Her dikenal sebagai pengusaha tembakau asal Pamekasan yang kerap dijuluki Crazy Rich Madura.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, membenarkan bahwa sebelumnya penyidik telah melayangkan surat panggilan kepada Haji Her untuk menjalani pemeriksaan. Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut.

Baca selengkapnya, klik link di bawah:

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Crazy Rich Madura Haji Her

4. Video Sepeda Motor Berlogo BGN Viral, Dadan: untuk Mendukung Operasional Kepala SPPG

Jagat media sosial alias medsos sempat diramaikan video tentang deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN).

Narasi yang beredar menyebut motor itu berjumlah 70 ribu unit baik jenis matic (otomatis) trail untuk wilayah Jawa Barat saja. Hal itu memunculkan pertanyaan di masyarakat.

Berbagai spekulasi pun beredar soal pihak yang akan memperoleh kendaraan beroda dua itu.

Menanggapi hal itu, Kepala BGN Dadan Hindayana mengakui pihaknya memang melakukan pengadaan motor tersebut untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, khususnya bagi kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut dia, pengadaan itu sudah merupakan bagian dari perencanaan anggaran pada 2025.

Berita selengkapnya, klik link di bawah:

Video Sepeda Motor Berlogo BGN Viral, Dadan: untuk Mendukung Operasional Kepala SPPG

5. 41 SPPG di NTB Ditutup Sementara, Ini Alasannnya

Badan Gizi Nasional (BGN) kembali memberhentikan sementara operasional 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nusa Tenggara Barat (NTB) karena belum memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) dan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) belum sesuai standar.

Ketua Satgas MBG NTB Fathul Gani mengakui informasi pemberhentian operasional sementara 41 SPPG di NTB itu benar adanya.

"Ya, benar. Totalnya ada 41 lagi SPPG yang ditutup sementara oleh BGN," ujarnya saat dihubungi melalui telepon di Mataram, Selasa.

Berita selengkapnya, klik link di bawah:

41 SPPG di NTB Ditutup Sementara, Ini Alasannnya

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: UU HKPD Berlaku, Isu PPPK & P3K PW Menunjukkan Tren Positif, tetapi Negara Jangan Setengah Hati


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Tersangka Penyiram Air Keras Andrie Yunus Segera Diadili
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota Polisi yang Rekam Polwan Mandi di SPN Polda Jateng Segera Jalani Sidang Etik
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Andi Atssam Menang Telak di Putaran Pertama Pildek FIKK UNM
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Belum Putuskan Penarikan Pasukan TNI dari Misi UNIFIL di Lebanon
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejuaraan Asia 2026: Alwi Farhan dan Jonathan Christie Kompak Babat Habis Tunggal Putra Malaysia
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.