Viral Sejumlah Orang Berpakaian Muslim Minum Oli Baru di Makassar, MUI Sulsel: Haram

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Makassar, VIVA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan merespons video viral di media sosial di Kota Makassar terkait sejumlah pemuda dan orangtua berpakaian muslim meminum oli baru yang dibuka dalam kemasannya lalu dibagikan secara bergilir. 

"Karena oli itu bukan minuman manusia dan dipastikan ada pengaruh dalam kesehatan, itu hukumnya haram. Artinya, minum oli itu haram karena bukan minuman," kata Sekretaris MUI Sulawesi Selatan Prof Muammar Bakry menanggapi perilaku tersebut kepada wartawan di Makassar, Selasa. 

Baca Juga :
Viral Benda Bercahaya Melintas di Langit Lampung, Begini Penjelasan BRIN
Viral! Cristiano Ronaldo Kedapatan Ucapkan 'Bismillah' Sebelum Bobol Gawang Al Najma

Menurutnya, oli merupakan bahan penting khusus kendaraan. Namun bila diminum layaknya minuman biasa, maka akan berdampak buruk dan merusak kesehatan sehingga hukumnya haram. 

Perilaku meminum oli dengan dalih untuk penguatan stamina lalu memposting ke media sosial adalah hal keliru. Dampak negatifnya selain merusak kesehatan juga bisa ditiru orang lain untuk melakukan hal yang sama. 

Padahal, meminum oli yang jelas bukan peruntukan bagi manusia itu berbahaya dari segi kesehatan, walaupun efeknya tidak langsung bereaksi, tetapi dampaknya dalam jangka panjang.

"Karena viral jangan sampai ini menjadi pembelajaran yang jelek bahwa minum oli itu boleh. Apalagi, kalau misalnya dianggap bisa meningkatkan stamina dan kalau itu ditonton, kemudian diikuti oleh orang, ini berbahaya," tuturnya menekankan.

Selain itu, dalam ajaran agama tidak dianjurkan meminum sesuatu yang sifatnya lebih banyak mudaratnya, sebab dapat berpengaruh terhadap kesehatan, termasuk menguggah sesuatu konten yang negatif. 

"Jadi berbahaya bagi yang memberikan contoh. Berbahaya juga yang memviralkan. Saya selaku pengurus MUI Sulsel menyampaikan bahwa ini tidak layak untuk dijadikan contoh. Karena itu, sebaiknya yang memberikan contoh dalam video itu segera mengklarifikasi," ujarnya menyarankan.

Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali ini kembali menekankan konten tersebut jangan sampai diikuti orang, sebab akan mengganggu kesehatan, jiwanya maupun dapat berdampak hukum. 

Apalagi unggahan di media sosial meminum oli dengan mengenakan pakaian muslim, kata dia, dinilai tidak layak memberi contoh seperti itu. Ironisnya, kalau itu dijadikan sebagai legitimasi.  

"Pakaian itu, penampilannya bahwa Islam membolehkan, saya kira itu perbuatan yang sangat tidak etis dan tidak manusiawi. Tidak patut untuk dijadikan sebagai tontonan. Karena, dikhawatirkan bisa diikuti oleh orang lain, di situ masalahnya," papar Muammar menegaskan.

Baca Juga :
Kapten Timnas Bosnia U-21 Buka Suara Usai Tolak Salam Pemain Israel, Ini Alasannya
Viral Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf
Analis: Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Naik Bulan April

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yusril: Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas Delpedro Dkk Bergantung Mahkamah Agung
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Buntut Warganya Tidak Bisa Bayar Pajak, Dedi Mulyadi Langsung lakukan Investigasi sampai Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Eks CEO Munafri Arifuddin di Tengah Perjuangan PSM Makassar Lolos Degradasi: Manajemen Jangan Ciptakan Suasana Monoton
• 2 jam laluharianfajar
thumb
1 Orang Tewas Dianiaya di Sleman, Polisi Tangkap 2 Pelaku
• 22 menit lalukumparan.com
thumb
Kejuaraan Asia: Sabar/Reza Kandaskan Thailand dalam Waktu 30 Menit
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.