Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) telah resmi merilis daftar pemain yang berstatus agen bebas (free agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Red Sparks menjadi yang terbanyak termasuk ada nama Yeum Hye-seon.
KOVO merilis ada sebanyak 20 pemain dari tujuh tim voli putri yang akan berstatus sebagai agen bebas untuk musim depan, pada Rabu (8/4/2026) pagi WIB.
Pemain FA sendiri merupakan atlet yang kontraknya dengan klub sudah habis, maka kini mereka bebas bernegosiasi dan pindah ke klub lain tanpa terikat kontrak lama.
Meski demikian, pemain FA tidak sepenuhnya gratis karena regulasinya sudah diatur oleh KOVO. Yakni klub lama tetap mendapatkan kompensasi dari tim baru. Aturan ini dicanangkan agar klub asal pemain tidak merugi.
Selain itu pemain yang masuk dalam daftar FA juga memiliki status Grade A, B dan C, yang merupakan klasifikasi pemain berdasarkan nilai, performa, dan gaji, yang menentukan besar kompensasi jika pemain pindah klub.
Lalu jika tim lain berminat merekrut pemain Grade A, maka mereka harus memberikan nominal tinggi dan biasanya disertai dengan pertukaran pemain (kompensasi).
Pada laman resminya, KOVO mengumumkan bahwa masa negosiasi pemain dan klub akan berlangsung mulai hari ini, Rabu (8/4/2026) hingga 21 April 2026 mendatang.
Selain itu mereka juga mengumumkan bahwa pemilihan pemain kompensasi akan berlangsung pada 22-25 April 2026 nanti.
Kemudian KOVO juga mengumumkan ada tiga pemain yang tidak menandatangani kontrak FA. Mereka adalah Pyo Seung-ju yang merupakan mantan pemain Red Sparks berstatus Grade A pada 2025.
Lalu ada Han Su-ji mantan pemain GS Caltex berstatus Grade A pada 2024. Kemudian terakhir Kim Hae-bin mantan pemain AI Peppers berstatus Grade B tahun 2024.
Sekadar informasi, menurut aturan KOVO pasal 5 Paragraf 3 dalam aturan manajemen pemain FA, federasi akan memperlakukan atlet yang belum menandatangani kontrak pada periode negosiasi tahun tersebut sebagai pemain yang tak memmiliki kontrak.
Setelah diumumkan sebagai agen bebas yang tak menandatangani kontrak, pemain tersebut tak dapat menandatangani kontrak dengan tim manapun. Maka mereka baru bisa bebas menandatangani kontrak dengan klub mana pun selama periode negosiasi FA pada musim depan.




