jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menerima pujian dari Presiden RI Prabowo Subianto karena dianggap tegas dalam menjaga kelestarian rimba di Indonesia.
Prabowo menyampaikan hal itu saat Taklimat Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana, Jakarta, Rabu (8/4).
BACA JUGA: Prabowo Kumpulkan Seluruh Pimpinan Kementerian-Lembaga untuk Rapat Besar di Istana
Diketahui, seluruh jajaran anggota kabinet Prabowo bersama Wapres RI Gibran Rakabuming Raka hadir dalam rapat, termasuk Menhut Raja Juli.
Awalnya, Prabowo dalam taklimat menerima informasi soal pemberian ratusan izin usaha pertambangan (IUP) yang tidak jelas, termasuk di kawasan hutan lindung.
BACA JUGA: Tanggapan Seskab Teddy soal Saiful Mujani Menyerukan Jatuhkan Prabowo
"Saya dapat laporan ada ratusan tambang enggak jelas, atau IUP enggak jelas di hutan lindung dan di hutan-hutan,” ujar dia, Rabu.
Prabowo kemudian melakukan pengecekan.
BACA JUGA: Prabowo Buka Istana untuk Kunjungan Anak Sekolah
Setelah itu melihat bahwa Menhut Raja Juli Antoni tidak pernah mengeluarkan izin penebangan kayu.
"Menhut saya cek, oh, alhamdulillah, Menhut ini oke juga dia. Dia belum kasih izin potong kayu,” lanjut Kepala Negara.
Eks Danjen Kopassus itu kemudian mencari keberadaan Raja Juli dalam rapat yang terlihat duduk di samping Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK).
Prabowo lantas berinteraksi langsung dengan Raja Juli yang terlihat berdiri setelah dicari oleh Kepala Negara.
Raja Juli tampak mengacungkan tangan. Kemudian mengatupkan tangan, lalu membungkuk disebut namanya oleh Prabowo.
"Mana Menhut, ada? Oh, kau Menhut, aduh dia berbinar-binar dia itu, saya enggak tanya partai apa, dong,” kata Prabowo, lalu tertawa.
Prabowo kemudian meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk tak segan mencabut IUP tak jelas demi membela kepentingan nasional.
"Kita tidak punya waktu untuk kasihan. Kita hanya membela kepentingan nasional dan rakyat. Kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok, itu nomor berapa. Evaluasi segera," kata dia. (ast/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei Capres di Sumbar, Elektabilitas Prabowo Teratas, Muncul Nama Teddy
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan



