Ditengahi Pakistan, Iran dan AS Sepakati Gencatan Senjata Selama 2 Pekan

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita
Seorang anak difoto dengan replika pesawat ulang-alik di sebuah monumen peringatan di Teheran, Selasa (7/4/2026). Monumen peringatan ini dibuat untuk mengenang ratusan siswi yang terbunuh dalam serangan AS-Israel di Minab, Iran, pada 28 Februari 2026. (Sumber: Vahid Salemi/Associated Press)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Pemerintah Iran dan Amerika Serikat (AS) menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada Rabu (8/4/2026) sebagai upaya awal untuk menghentikan perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Gencatan senjata ini disepakati beberapa jam sebelum tenggat ultimatum Presiden AS Donald Trump untuk Iran.

Gencatan senjata tersebut diketahui disepakati kedua belah pihak melalui mediasi Pakistan. Perundingan damai antara Iran dan AS pun akan dimulai di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/4/2026) mendatang.

"Dengan kerendahan hati, saya mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya telah menyetujui gencatan senjata di semua tempat, termasuk Lebanon, efektif segera," kata PM Pakistan Shebaz Sharif via media sosial X, Rabu (8/4).

Baca Juga: Rusia-China Veto Resolusi Hormuz, PBB Buntu di Tengah Ancaman Trump ke Iran

Donald Trump menyatakan pihaknya sepakat menangguhkan operasi pengeboman infrastruktur sipil di Iran. Alasannya, Trump menyebut Iran telah sepakat membuka blokade Selat Hormuz sebagai bagian dari gencatan senjata.

Trump pun mengakui perundingan damai akan didasarkan pada proposal berisi 10 poin yang ditawarkan Iran. Presiden AS itu menyebut proposal dari Iran menjadi "basis yang bisa dikerjakan".

Adapun 10 poin proposal yang dari Iran mencakup kompensasi penuh atas kerugian perang, penarikan pasukan AS dan sekutu dari Timur Tengah, serta pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragahchi mengatakan Selat Hormuz akan dibuka dan pihaknya menjamin keamanan navigasi di perairan tersebut. Pembukaan Selat Hormuz disebutnya akan dikoordinasikan dengan Angkatan Bersenjata Iran.

"Jika serangan terhadap Iran dihentikan, militer kami yang kuat akan menghentikan operasi pertahanan mereka," kata Araghchi dikutip Al Jazeera.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gencatan senjata
  • perang iran
  • iran as gencatan senjata
  • pakistan
  • gencatan senjata perang iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPN: Hakim Jangan Berpolitik di Ruang Sidang
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Penggeledahan Rumah Dirut PDAM Madiun, KPK Sita Dua Koper Dokumen Terkait Kasus Korupsi Pemkot
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Seskab Teddy Terima Kunjungan Kepala BIN, Bahas Sidang TPA dan Isu Strategis Dalam Negeri
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
Manfaat Kentut untuk Kesehatan
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Percepat Revisi Perpres Cadangan Energi untuk Libatkan Swasta dan Ubah Skema Pembiayaan
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.