Iran dan Counter Attack Jose Mourinho

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump menebar ancaman akan menghancurkan infra struktur strategis, fasilitas energi, situs militer, dan jembatan- jembatan penting yang ada di Iran. Strategi Trump ini bila dikaitkan dengan pertandingan sepak bola mengingatkan kita akan Johan Cruyf, bapak total football dunia, yang menekankan anak buahnya agar selalu menyerang dan mengancam gawang lawan.

Kata Cruyff ini perlu dilakukan supaya lawan tidak punya peluang untuk mencetak gol. Hal serupa juga disampaikan pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, yang mengatakan pertahanan terbaik adalah dengan melakukan serangan yang efektif.

Pep Guardiola mantan pelatih Barcelona juga berpandangan sama. Dia mengatakan serangan terus menerus yang dilakukan oleh anak buahnya adalah cara terbaik timnya untuk mencegah lawan menciptakan peluang bagi mencetak gol. Strategi menyerang itulah yang diterapkan oleh Donald Trump di mana dia mencoba menghujani Iran dengan serangan-serangannya, sehingga Iran mereka buat sibuk untuk meladeninya.

Untuk itu, sudah tiba waktunya bagi Iran untuk membuat sebuah strategi perang baru--di mana selain mempergunakan strategi bertahan, juga melengkapinya dengan strategi menyerang. Untuk itu Iran harus mnggunakan strategi Herbert Chapman bapak dari strategi counter-attack (serangan balik) yang juga telah diterapkan dengan baik oleh Jose Mourinho, mantan Pelatih Real Madrid.

Di saat Trump sibuk menyerang Iran, maka Iran harus siap mengarahkan dan melepaskan peluru-peluru kendali jarak jauhnya untuk menghujani lokasi-lokasi strategis di Washington DC dan kota-kota besar lainnya seperti New York, Chicago, Los Angeles, dan kota lainnya secara terukur sampai rakyat Amerika Serikat lelah dan dihantui ketakutan.

Secara otomatis ketika itu terjadi, rakyat Amerika Serikat akan mendesak para pemimpinnya untuk mencopot dan menjatuhkan Trump dari kursi kepresidenannya. Sebab, itulah yang diharapkan dunia supaya semuanya bisa damai--karena kita tahu Trump adalah sosok pemimpin yang banyak menjadi biang kerok dari segara kekacauan, kerusuhan, dan peperangan di dunia saat ini.

Dengan jatuhnya Donald Trump, diharapkan ketegangan dan kerusuhan serta peperangan bisa segera berakhir, sehingga dunia akan kembali damai--dan kehidupan ekonomi serta bisnis akan kembali pulih seperti semula.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GT World Challenge Asia 2026 Kembali Digelar di Mandalika
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Ada Jejak Juara di MotoGP dan Moto3 di Jerez : Ketika Veda Ega Pratama – Marc Marquez Siap Naik Podium di GP Spanyol
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Meski Tunda Serangan ke Iran, 70 Anggota Parlemen Desak Pemakzulan Donald Trump
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Viral Paus Biru 20 Meter Muncul di Laut Gorontalo
• 20 jam laludetik.com
thumb
Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.