GT World Challenge Asia 2026 Kembali Digelar di Mandalika

tvrinews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ambi

TVRINews, Lombok Tengah

Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menjadi tuan rumah GT World Challenge Asia 2026 untuk seri ketiga dan keempat yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026.

Ajang ini akan menghadirkan 23 mobil GT3 dan 46 pembalap dari 17 negara, di antaranya Jepang, Tiongkok, Australia, Prancis, Amerika Serikat, dan Indonesia.

Tahun ini, penyelenggaraan mengusung konsep sportainment tourism, yang memadukan kompetisi motorsport kelas dunia dengan kekayaan budaya Indonesia. Upacara pembukaan dirancang dengan menampilkan elemen visual ikonik seperti Gunung Rinjani, Gunung Tambora, Garuda, serta Merah Putih. Sebanyak 500 talenta lokal dilibatkan dalam kolaborasi tari dan musik lintas daerah.

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menyatakan bahwa penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment kelas dunia, sekaligus mendorong nation branding pariwisata Indonesia di tingkat global.

“Sejalan dengan komitmen InJourney dalam pengembangan destinasi, ajang internasional seperti GT World Challenge Asia menghadirkan kesan global yang kuat. Kami melihat peluang besar untuk menjadikannya sebagai sarana promosi efektif sekaligus penggerak utama dalam meningkatkan daya tarik Mandalika,” ujar Veronica, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, ke depan ajang ini diharapkan tidak hanya meningkatkan posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa event internasional seperti ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

“GT World Challenge Asia menjadi katalis penting dalam memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Penyelenggaraan event internasional secara konsisten menciptakan multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan tingkat hunian, pertumbuhan UMKM, hingga terbukanya peluang investasi baru,” jelasnya.

Berdasarkan penyelenggaraan tahun 2025, ajang ini berhasil menarik sekitar 9.000 penonton langsung. Siaran melalui YouTube mencatat 1,2 juta tayangan global serta 3,1 juta tayangan khusus pasar Tiongkok, dengan total waktu tonton mencapai 188.900 jam.

Selain itu, sekitar 500 tenaga kerja lokal dari NTB dilibatkan dalam berbagai peran strategis, seperti marshal dan layanan hospitality.

GT World Challenge Asia 2026 diharapkan kembali menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Perpaduan aksi balap kelas dunia dan suguhan budaya autentik dinilai mampu menciptakan pengalaman wisata yang utuh, sekaligus memperkuat posisi Nusa Tenggara Barat dalam peta pariwisata olahraga global.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Oplos Gas Subsidi jadi Tabung Pink, Warga Bantul Terancam Denda Rp60 Miliar
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Para Menteri Berdatangan ke Istana Jelang Taklimat Presiden Prabowo 
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Resiliensi Ekonomi Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah, Fragmentasi Kebijakan AS, dan Tekanan Industri China
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Beda dengan Pusat, Kabupaten Siak Berlakukan WFH pada Hari Rabu
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kejagung Beberkan Alasan Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Marhaen dkk
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.