tvOnenews.com - Kabar mengenai Pemprov Jawa Barat buka suara mengenai polemik dicabutnya izin SMK IDN Bogor.
Hingga, kuasa hukum SMK IDN Bogor beberkan dampak yang dialami oleh para siswa setelah izin sekolahnya dicabut.
Kedua informasi tersebut menjadi News Terpopuler di tvOnenews.com pada Selasa, 7 Maret 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- Dokumentasi SMK IDN Bogor
Polemik pencabutan izin SMK IDN Bogor semakin memanas, orang tua siswa mempertanyakan nasib anak-anaknya yang harus kembali sekolah.
Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik kini angkat bicara.
Menurut Dedi, persoalan izin tidak hanya terjadi di satu lokasi saja, melainkan di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yaitu di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
“Ada beberapa hal yang harus kita clear-kan gitu terutama dalam hal penyelenggaraannya juga sudah ada berita acara yang kami buat gitu. Penyelenggaraan ini kita alihkan gitu ya untuk sementara waktu, tapi kita sambil menunggu proses kaitan dengan perizinan,” ungkap Dedi.
Dirinya menegaskan bahwa tahapan perizinan harus dimulai dari kepastian tata ruang, dilanjutkan dengan dokumen penting seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), IMB, hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Namun hingga kini PBG SMK IDN belum dimiliki secara sah.
Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Jabar, Yogi Gautama Jaelani juga sejalan dengan pernyataan tersebut. Ia menyebutkan penghentian sementara izin merupakan langkah hukum yang sah.
Simak berita selengkapnya: Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!
- idn.sch.id
Kuasa hukum SMK IDN Bogor, Rahmadan Hasbiansyah sangat menyayangkan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Rahmadan Hasbiansyah atau akrab disapa Danny, memahami atas keputusan dari SK Gubernur Jabar tersebut.
Akan tetapi, keputusan mencabut izin operasional sekolah membuat lebih dari 500 siswa mengungsi ke sekolah lain.




