HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) kini resmi membuka program studi (Prodi) baru setelah terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 281/B/O/2026.
Dalam keputusan tersebut, pemerintah memberikan izin pembukaan Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital (Humas dan Komdigi) Program Sarjana Terapan di lingkungan UNM.
Keputusan ini ditetapkan pada 1 April 2026 dan menjadi langkah strategis pengembangan akademik di FBS.
Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M. Hum., menyatakan optimismenya terhadap Prodi baru tersebut.
Menurutnya, pembukaan program ini merupakan respons terhadap kebutuhan industri dan perkembangan komunikasi di era digital.
“Prodi ini menjadi jawaban atas tuntutan zaman, terutama dalam bidang hubungan masyarakat yang kini sangat erat dengan teknologi digital,” ujarnya pada Rabu, 8 April 2026.
Lebih lanjut, Prof Anshari menjelaskan bahwa kehadiran Prodi Humas dan Komdigi tidak hanya memperkuat posisi FBS UNM, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan dunia kerja saat ini.
Prof Anshari menambahkan bahwa kurikulum Prodi ini dirancang untuk mencetak sarjana terapan yang memiliki kemampuan komprehensif di bidang komunikasi digital.
Lulusan diarahkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keahlian dalam merancang, mengelola, menganalisis, hingga mengembangkan praktik komunikasi digital yang efektif.
“Mahasiswa akan dibekali kemampuan praktis seperti produksi konten kreatif, jurnalistik digital, penyiaran, kehumasan, riset audiens, hingga pemasaran digital berbasis teknologi terbaru,” tambahnya.
Selain itu, lulusan juga diproyeksikan memiliki wawasan kewirausahaan (entrepreneurship) serta siap berkarier di berbagai bidang profesional.
Di antaranya sebagai praktisi corporate communication yang mengelola komunikasi strategis perusahaan, tenaga hubungan masyarakat yang membangun citra dan reputasi organisasi, hingga kreator konten digital yang mampu memproduksi konten kreatif lintas platform.
Tak hanya itu, peluang karier lainnya mencakup social media officer yang mengelola interaksi dan strategi media sosial, jurnalis digital yang memproduksi berita berbasis teknologi, serta profesional digital marketing yang merancang kampanye berbasis data dan analitik.
Lulusan juga dapat berperan sebagai analis komunikasi dan media digital yang mampu membaca tren dan mengukur efektivitas komunikasi, hingga menjadi digital entrepreneur yang membangun bisnis berbasis teknologi.
Peran lain yang tak kalah penting adalah community relations, yakni membangun hubungan strategis antara organisasi dan masyarakat melalui program sosial berbasis digital.
Berdasarkan dokumen keputusan tersebut, Prodi ini telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi serta diwajibkan menjalankan standar nasional pendidikan tinggi dan melaporkan penyelenggaraan secara berkala.
Melalui Prodi tersebut, pihak FBS UNM semakin memperluas cakupan keilmuan yang sebelumnya berfokus pada bahasa dan sastra, kini merambah bidang komunikasi berbasis digital.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UNM dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan zaman. (ams)





