Maarten Paes Dirujak Legenda Belanda Usai Ajax Dihajar Klub Mees Hilgers

viva.co.id
4 hari lalu
Cover Berita

VIVA – Sorotan tajam tertuju pada Maarten Paes setelah Ajax Amsterdam tumbang 1-2 dari klub bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers yakni FC Twente di Johan Cruijff Arena.

Bermain dominan di kandang sendiri, Ajax justru gagal memaksimalkan peluang. Mereka lebih dulu kebobolan lewat Ramiz Zerrouki (18’) sebelum sempat menyamakan skor melalui Wout Weghorst (32’). Namun gol Bart van Rooij di menit ke-79 memastikan kemenangan tim tamu.

Baca Juga :
Mees Hilgers Berpeluang Gabung PSV Eindhoven, Kans Tampil di Liga Champions Terbuka
Maarten Paes Catat Penampilan Terburuk Sejak Direkrut Ajax Amsterdam

Hasil ini jadi pukulan telak. Ajax kini tercecer di posisi lima dan makin menjauh dari zona Liga Champions—situasi yang langsung memicu kritik keras dari para pengamat di Belanda.

Legenda Ajax, Wim Kieft, jadi salah satu yang paling vokal. Ia menilai permainan Ajax jauh dari kata meyakinkan.

"Ajax bermain buruk, tetapi FC Twente bermain cukup baik. Mereka juga tidak kesulitan. FC Twente adalah tim yang percaya diri dan para bek sayap mereka sangat menghibur," kata Kieft.

Tak berhenti di situ, Kieft juga menyoroti langsung performa Paes di bawah mistar. Menurutnya, distribusi bola sang kiper jadi masalah serius dalam skema permainan Ajax.

"Mereka terus melakukan ini di Ajax. Paes terus memberikan umpan-umpan itu kepada Josip Sutalo."

"Saya benar-benar tidak mengerti apa pun tentang itu."

Kritik senada datang dari Rafael van der Vaart. Mantan bintang Tottenham Hotspur itu mempertanyakan kualitas build-up lini belakang Ajax yang dinilai jauh dari standar.

"Tapi seharusnya bisa lebih baik dari ini, kan? Ini benar-benar tidak bisa dipercaya."

Secara statistik, performa Paes memang kurang menggigit. Ia mendapat rating terendah di tim dengan angka 5,6. Meski mencatatkan tiga penyelamatan penting, dua gol yang bersarang di gawangnya kembali jadi catatan negatif.

Sepanjang laga, kiper berdarah Kediri itu mencatatkan 51 sentuhan dengan akurasi umpan 74 persen—angka yang belum cukup untuk meredam kritik soal distribusi bola.

Sejak absennya Vitezslav Jaros karena cedera, Paes memang jadi pilihan utama di bawah arahan pelatih seperti Fred Grim dan Oscar Garcia.

Namun dengan tekanan yang terus meningkat dan performa tim yang belum stabil, posisi Paes kini tak lagi sekadar soal tampil—tapi juga soal pembuktian.

Baca Juga :
Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzes Jadi Raja, Maarten Paes hingga Emil Audero Ikut Bersinar
PSSI Awards 2026: Pesan Menyentuh Maarten Paes Usai Dinobatkan Jadi Kiper Terbaik
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Banjarmasin terapkan WFH setiap Jumat
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Gadungan Bisa Tembus Masuk Gedung DPR Tanpa Surat dan Identitas, Sahroni: Agak Kaget, Berani juga Dia!
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Seringai Pastikan Belum Ada Pengganti Ricky Siahaan di Posisi Gitaris
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Saham CHEM, ALKA hingga FILM Masuk Top Losers saat IHSG Melonjak
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Gus Yahya Bertemu Kardinal Suharyo, Bangun Gerakan Ketahanan Sosial
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.