Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa sejumlah bos biro travel yang diyakini mengetahui informasi dalam kasus korupsi kuota tambahan haji secara maraton. Pada hari ini, total ada tujuh bos biro yang dipanggil sebagai saksi dan diperiksa di dua tempat terpisah, Jakarta dan Jawa Timur.
"Hari ini Rabu (8/4), KPK kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024, total ada tujuh biro di dua tempat," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui pesan singkat, Rabu (8/4/2026).
Advertisement
BACA JUGA: Biaya Haji 2026 Dikabarkan Naik, Presiden Minta Tak Dibebankan ke Jemaah




