tvOnenews.com - Juara dunia 1996, Damon Hill, melontarkan ultimatum tegas kepada Max Verstappen yang teru-menerus mengeluhkan regulasi baru di F1 2026.
Verstappen, juara dunia empat kali bersama Red Bull Racing, terang-terangan tak menyukai karakter mobil generasi terbaru.
Ia bahkan menyebut mobil sekarang seperti “F1 dengan steroid” dan balapannya menyerupai “Mario Kart”.
- F1
Komentar itu memicu reaksi sejumlah tokoh, termasuk Martin Brundle dan kini Damon Hill.
Damon Hill bahkan merasa jengah dengan ancaman Max Verstappen untuk meninggalkan F1 setelah regulasi baru membuatnya tak bersemangat lagi.
Pemilik gelar juara dunia F1 1996 itu juga menilai jika Verstappen benar-benar tak menikmati situasi, sebaiknya ia menepati ancaman meninggalkan F1 lebih awal.
"Saya pikir jika Anda tidak senang melakukan sesuatu, Anda harus berhenti dan melakukan hal lain," kata Hill.
"Max tidak harus melakukan ini. Dia juga seorang ayah baru, dan dia sudah melakukannya sejak lama. Memang ada titik di mana permen karet kehilangan sedikit rasanya. Mungkin dia butuh istirahat." lanjutnya.
Salah satu sorotan kritik Verstappen adalah dominasi penggunaan energi baterai dalam strategi menyerang maupun bertahan.
Meski jumlah overtake meningkat, beberapa pembalap menyebut manuver kini terasa buatan karena dipengaruhi selisih energi, bukan murni keterampilan.
Hill juga menilai ancaman Verstappen tidak akan efektif sebagai alat tekanan terhadap regulator.
"Jika dia mengatakan ini untuk mendapatkan pengaruh atas keadaan saat ini, saya rasa itu tidak akan berhasil," tambah Hill.
"Saya rasa pendekatan itu... orang-orang hanya akan berkata 'Max, pergilah, kembalilah setelah kamu memikirkannya.' Kamu tidak selalu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan." pungkasnya.
(akg)




