Harga Plastik Meroket, Wali Kota Bandung Ajak Warga Gunakan Wadah Sendiri

mediaindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita

WALI Kota Bandung Muhammad Farhan, mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan diri membawa wadah makanan dan kantong belanja sendiri dari rumah. Langkah ini dinilai sebagai solusi konkret di tengah melonjaknya harga plastik kemasan yang naik hingga empat kali lipat dalam sepekan terakhir.

Farhan mengungkapkan bahwa kenaikan harga plastik pembungkus ini telah memicu keluhan dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama mereka yang bergerak di sektor kuliner dengan sistem pesan antar.

"Saya mendengar kenaikannya sampai empat kali lipat. Biasanya harga sekitar Rp15 ribu, kini melonjak jadi Rp40 ribuan per paket. Kenaikan ini terjadi sejak akhir pekan kemarin," kata Farhan di Bandung, Rabu (8/4).

Baca juga : Menperin: Kenaikan Harga Plastik tak Terhindarkan

Momentum Kurangi Sampah
Meski tengah menelusuri penyebab pasti lonjakan harga di tingkat distributor, Farhan menilai situasi ini harus dijadikan momentum bagi warga Kota Bandung untuk mengubah pola konsumsi menjadi lebih ramah lingkungan. Ia menyarankan warga untuk tidak lagi bergantung pada plastik sekali pakai saat membeli makanan atau berbelanja kebutuhan sehari-hari.

"Adanya kenaikan harga wadah plastik ini sebetulnya menjadi momentum bagi kita untuk benar-benar memanfaatkan wadah makanan yang ada di rumah, terutama jika ingin melakukan takeaway," katanya.

Dengan perubahan perilaku tersebut, ia optimistis produksi sampah di Kota Kembang akan berkurang secara signifikan.

Baca juga : Biji Plastik Langka, Bulog: Stok Kemasan Beras masih Aman

Untuk menekan pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, Farhan menitipkan dua pesan utama bagi warga yang hendak beraktivitas di luar rumah, yakni membawa kantong belanja dan wadah makanan sendiri.

Selain menghindari beban harga plastik yang sedang mahal, langkah ini secara otomatis akan membantu Pemerintah Kota Bandung dalam menekan volume produksi sampah harian.

"Satu, karena harganya sekarang mahal. Dua, ini juga langkah nyata untuk mengurangi sampah di kota kita," tegas Farhan. (BY/P-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkomdigi: Meta dan Google Masih Harus Lengkapi Dokumen usai Pemeriksaan
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Naik Goceng, Ini Daftar Selengkapnya
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejuaraan Asia: Ubed & Raymond/Joaquin Tumbang Dalam 3 Gim
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Jateng: Polisi yang Rekam Polwan di Kamar Mandi Kini Dipantau Propam
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
BEM UI Demo di Gambir, Ini Agendanya
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.