Bisnis.com, JAKARTA - Sedang viral isu harga BBM akan naik. Kemensos sendiri telah menyiapkan skema penebalan bantuan sosial (bansos).
Skema ini rencananya akan dilakukan sebagai langkah stimulus ekonomi bagi masyarakat miskin dan rentan miskin di tengah isu rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).
Meski demikian, wacana ini masih dikaji oleh pihak-pihak terkait dengan cara merapatkan secara khusus. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
"Ya kita tunggu aja dulu ya. Nanti itu kan dirapatkan secara khusus, dan Kementerian Sosial tentu akan menyesuaikan dengan kebijakan yang diambil oleh Presiden melalui kementerian-kementerian yang telah ditunjuk untuk itu," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf, seperti dilansir dari Antaranews.
Meski demikian, ia memastikan bahwa pihaknya siap menyesuaikan skema bantuan stimulus ekonomi bidang sosial sesuai dengan arahan Presiden melalui kementerian terkait.
Muncul Skema Pencairan BansosMasih menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, skema Kementerian Sosial mencakup dua kemungkinan, yakni "penebalan" berupa penambahan nilai bantuan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) eksisting.
Baca Juga
- Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Cair April 2026: Link, Jadwal & Nominalnya
- List Bansos Kemensos April 2026, Simak Jadwal dan Cara Ceknya
- Pencairan Bansos April 2026 Dipercepat, Ini Cara Cek Bansos Kemensos Online
Sementara kemungkinan kedua, perluasan jumlah penerima manfaat dari data reguler yang ada.
Menurut dia, bansos merupakan komponen yang disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga yang berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pertimbangannya adalah menjaga daya beli masyarakat dalam kerangka peningkatan pertumbuhan ekonomi. Tugas Kementerian Sosial sekarang adalah mempersiapkan skema penyaluran dan pemutakhiran data penerima manfaatnya," katanya.
Lantas Bagaimana Cara Daftar Bansos? (lanjut halaman 2)...





