Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) membuka gelaran pameran kendaraan komersial bertajuk Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan, stabilitas perekonomian nasional tidak dapat dilepaskan dari kontribusi industri otomotif, terutama segmen kendaraan niaga.
"Oleh sebab itu, GIICOMVEC 2026 menjadi kesempatan yang penting dan strategis sebagai jembatan yang mempertemukan industri otomotif dalam negeri dengan para pelanggan baik di dalam maupun luar negeri," ujar Putu di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Putu menambahkan sektor manufaktur otomotif domestik masih memperlihatkan ketahanan yang solid. Kondisi tersebut antara lain tercermin dari capaian ekspor kendaraan sepanjang tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Gaikindo, ekspor mobil secara utuh atau completely built up (CBU) selama 2025 mencapai 518.212 unit. Angka itu meningkat 9,7% secara tahunan dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar 472.194 unit.
Pameran GIICOMVEC 2026 sendiri berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 8—11 April 2026. Penyelenggaraan tahun ini menempati Hall B dan Hall C dengan total luas area lebih dari 16.000 meter persegi.
Baca Juga
- Inchcape Siap Boyong Merek Otomotif Baru, Perkuat Ekspansi di RI
- Pasar Otomotif Lesu Tekan Kinerja Emiten Grup Saratoga (MPMX) pada 2025
- Selamat Sempurna Waspadai Dampak Lonjakan Harga Minyak ke Bisnis Komponen Otomotif
Sejumlah kendaraan niaga ringan yang diperkirakan tampil dalam pameran tersebut meliputi Toyota Hilux Rangga, Toyota Hiace, Suzuki Carry, Wuling Formo Max, Ford Ranger, hingga DFSK Gelora.
Adapun kendaraan niaga berbasis listrik atau battery electric vehicle (BEV) yang ikut meramaikan GIICOMVEC 2026 antara lain DFSK Gelora E, Wuling Mitra EV, Foton e-View, JAC T9 EV, serta Farizon SV.
Penyelenggaraan GIICOMVEC yang memasuki edisi keempat pada tahun ini diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem kendaraan komersial nasional. Ajang tersebut ditargetkan mampu menarik lebih dari 11.000 pengunjung dari kalangan pelaku industri.
Target pengunjung berasal dari beragam sektor, mulai dari transportasi dan logistik, operator bus dan angkutan penumpang, manufaktur, jasa keuangan, hingga ritel, energi, pertambangan, konstruksi, serta instansi pemerintah.
Di sisi lain, data Gaikindo menunjukkan penjualan mobil pikap mulai pulih pada awal 2026. Sepanjang Januari—Februari 2026, distribusi wholesales pikap mencapai 23.383 unit atau meningkat 51% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 15.496 unit.
Kinerja penjualan ritel mobil pikap juga mencatatkan kenaikan pada periode yang sama. Distribusi dari dealer ke konsumen mencapai 22.784 unit, tumbuh 40% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.





