JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), buka suara menanggapi bantahan pihak ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar.
Bantahan itu yakni terkait pernyataan Rismon menuding JK telah mendanai Roy Suryo cs mempersoalkan ijazah mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah hasil artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Terkait hal itu, JK menyinggung bahwa pihak Rismon tidak membantah isi pernyataan yang menuding dirinya, melainkan hanya mengatakan bahwa Rismon tidak menyampaikan pernyataan tersebut.
"Apa pun bantahannya, dia hanya mengatakan itu bukan dilakukan, tapi tidak membantah isinya," ujar JK di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026), dipantau dari Breaking News KompasTV.
JK menganggap jika pihak Rismon membantah JK memberi uang Rp5 miliar kepada Roy Suryo cs, baru itu ada artinya. Namun, jika hanya menyatakan pernyataan Rismon adalah AI, baginya bantahan dari pihak Rismon tidak ada artinya.
"Dia kan tidak membantah bahwa saya membayar Rp5 miliar. Kalau dia bantah bahwa itu tidak benar Pak JK 5 miliar kasih uang, mungkin ada manfaatnya. Tapi kalau hanya mengatakan 'itu AI', oh tidak ada artinya itu untuk saya," kata JK.
Baca Juga: Duduk Perkara Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar soal Dugaan Danai Polemik Ijazah Jokowi Rp5 M
Karena sebab itu, Jusuf Kalla mendatangi Bareskrim Polri hari ini untuk melaporkan Rismon atas tindakannya yang dianggap telah merugikannya.
"Saya datang untuk membuat laporan polisi. Saya melaporkan Saudara Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap itu merugikan saya, karena mengatakan saya ini mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan untuk soal ijazah Pak Jokowi," ujarnya.
JK membantah dirinya mendanai Roy Suryo cs untuk mempersoalkan ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), seperti pernyataan yang diduga disampaikan Rismon tersebut.
Selain itu, kata dia, alasannya membuat laporan karena pernyataan Rismon tersebut sudah tersebar luas. Pernyataan itu, menurut JK, merupakan suatu penghinaan.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- jusuf kalla
- rismon sianipar
- roy suryo cs
- bareskrim
- polemik ijazah jokowi




