Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengatakan rencana Perum Bulog mengekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia berpotensi gagal. Ekspor ribuan ton beras itu terancam tak dilakukan lantaran konflik di Timur Tengah.
"Bulog kemarin sempat mengapalkan pada awal Ramadan sejumlah 2.200 ton beras, tapi dua hari setelah pengapalan, meletus perang," kata Gus Irfan saat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).
Dia menyebut pengiriman itu berpotensi gagal karena perang AS-Israel dengan Iran yang membuat kawasan Teluk memanas. Kendati demikian, konsumsi makanan siap saji untuk jemaah sudah siap.
"Sehingga kemungkinan besar tidak akan bisa jadi diberangkatkan berasnya," ujar Gus Irfan.
(dwr/haf)




