Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh menteri Kabinet Merah Putih hingga para Eselon I kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo memberi arahan kepada para menteri, Eselon I, dan Dirut BUMN sembari reminisensi perjalanan satu tahun lebih pemerintahan yang dia pimpin.
“Sengaja saya kumpulkan para menteri, para kepala badan, para pejabat-pejabat dari cabang eksekutif, termasuk di sini seluruh eselon I seluruh kementerian/lembaga dan juga dirut-dirut BUMN,” jelas Prabowo.
“Maksud dan tujuan ini adalah menyampaikan arahan-arahan bisa dikatakan tahap 1 tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat kita sejak oktober 2024, kita sudah dilatih Oktober 2025 satu tahun, sekarang kita berada di bulan April bisa dikatakan 1 tahun 6 bulan pelaksanaan tugas kita,” lanjut dia.
Prabowo mengatakan bahwa selama satu tahun setengah dia memimpin negara, telah berhasil meraih sejumlah tonggak prestasi di tengah kondisi global yang penuh gejolak.
Tak pelak, Prabowo juga menyoroti krisis yang terjadi di Timur Tengah, eskalasi perang antara Israel-Amerika Serikat dan Iran.
“Di tahun pertama kita, tidak dapat dipungkiri kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini, kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” tegas dia.
Ketua Umum Partai Gerindra itu pun memuji para anak buahnya karena telah bekerja keras dalam mengendalikan sejumlah krisis yang terjadi.
“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita. Kita dapat navigasi melalui hal-hal yang berbahaya. Tapi satu setengah tahun ini alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, pemerintah kita handal, dah pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik,” ujarnya.
Bahkan dia mengklaim prestasi yang ditorehkan oleh birokrasi yang dipimpinnya dapat diukur secara matematis dan secara fisik di lapangan.
“Hal-hal ini, ditandai oleh prestasi-prestasi nyata, prestasi-prestasi yang dapat diukur secara matematis dan secara fisik di lapangan,” tandasnya. (agr/rpi)



