Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Uni Emirat Arab (UEA) bersama Yordania dan negara-negara teluk berhasil mencegat sebagian besar rudal dan drone Iran yang diarahkan ke wilayah tersebut.
Duta Besar UEA Abdulla Salem AlDhaheri menyebutkan bahwa hingga 7 April 2026, sistem pertahanan udara negaranya telah mendeteksi dan mencegat ribuan serangan.
"Per tanggal 7 April 2026, sistem pertahanan udara Uni Emirat Arab telah berhasil mendeteksi dan mencegat 520 rudal balistik, 26 rudal jelajah, dan 2.221 drone," kata AlDhaheri di Kedutaan Besar UEA di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa puing-puing dari proyektil yang berhasil dicegat tersebut tetap menimbulkan dampak di kawasan sipil.
Hal tersebut mengakibatkan 13 warga sipil meninggal dunia, 217 orang mengalami luka-luka, serta kerusakan pada infrastruktur vital seperti bandara, pelabuhan, fasilitas energi, dan kawasan permukiman.
AlDhaheri juga menyampaikan bahwa mayoritas serangan Iran ditujukan ke negara-negara kawasan Teluk dan sekitarnya.
"Statistik terbaru menunjukkan bahwa sekitar 85 persen rudal dan drone Iran diluncurkan ke arah negara-negara GCC dan Yordania, sementara hanya sekitar 15 persen yang menargetkan Israel," pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews





