Prabowo: Konsumsi BBM Tahun Ini Aman, Orang Kaya Jangan Pakai Subsidi

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto memastikan pasokan energi Indonesia masih aman, setidaknya untuk 1 tahun ini di tengah disrupsi rantai pasok energi global karena perang AS-Israel dan Iran.

Prabowo mengatakan, perang di Timur Tengah saat ini membuktikan bahwa Selat Hormuz menentukan hidup banyak bangsa. Selat Hormuz saat ini diblokade Iran sebagai upaya retaliasi atas serangan AS maupun Israel.

Menurut Prabowo, salah satu yang terpenting adalah mengendalikan konsumsi energi masyarakat, terutama BBM. Kendati demikian, dia menilai ketahanan ekonomi masih kuat, dan pasokan BBM masih aman untuk tahun ini.

"Untuk jangka pendek ini yang saya anggap kritis adalah 1 tahun ke depan ini, 12 bulan ke depan, sesudah 12 bulan kita akan menjadi sangat kuat. Tapi intinya sekarang kita siap kuat menghadapi 1 tahun ini, setelah kita pelajari," ungkap Prabowo saat Taklimat Presiden, Rabu (8/4).

Hal ini lantaran Indonesia tidak terlalu bergantung pada pasokan migas dari Timur Tengah, dan pemerintah sudah mendapatkan alternatif pasokan sementara selama periode jangka pendek.

"Sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz, kita bisa mencari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat, ada periode yang kita harus atasi bersama," jelasnya.

Di sisi lain, Prabowo juga meminta masyarakat bisa bijak dalam mengkonsumsi energi, terutama golongan yang mampu untuk tidak memanfaatkan subsidi energi dan membeli BBM yang mengikuti harga pasar. Pasalnya, dia meminta agar harga BBM subsidi tidak naik.

"Untuk BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil, kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita, tapi pada saatnya yang orang-orang kuat, orang-orang kaya, ya kalau mau pakai bensin yang mahal ya dia harus bayar harga pasar," tegasnya.

"Lo udah kaya, minta subsidi lagi, ya enggak lah, yang kita bela rakyat miskin. Dan ini hanya periode tertentu dan ini juga bener baik, kita tidak boleh jadi bangsa yang terlalu santai, mari kita koreksi diri kita," imbuh Prabowo.

Selain itu, Prabowo menilai Indonesia juga memiliki peran besar dalam logistik energi di wilayah Asia, bahwa selat-selat di Indonesia merupakan jalur distribusi energi bagi 70 persen kebutuhan energi dan perdagangan di Asia Timur.

"Sadarkah kita betapa pentingnya, sadarkah kita betapa kuncinya Indonesia, 70 persen energi Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina, jadi kita harus mengerti bahwa kita selalu jadi perhatian dunia," katanya.

Maka dari itu, lanjut dia, betapa pentingnya bangsa ini dikendalikan dengan tepat dan andal. Dengan demikian, pemerintah telah menyiapkan sederet strategi untuk mengatasi kondisi global yang penuh krisis dan mengakibatkan masalah pada pasokan energi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Poin Proposal Iran Untuk AS: Pengayaan Uranium dan Kontrol Selat Hormuz
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pihak Nikita Mirzani Merasa Diperlakukan Tak Adil di Persidangan, Bakal Pikirkan Langkah Hukum
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Cari Sumber Dana Lain Antisipasi Lonjakan Biaya Haji 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
JK Sebut Polemik Ijazah Jokowi Buang-Buang Uang Puluhan Miliar dan Pecah Belah Warga
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Giliran Sinagoge Yahudi Teheran Dihancurkan Serangan AS-Israel
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.