Polri Terima Laporan JK Terkait Dugaan Hoaks Rismon Sianipar

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Polri Terima Laporan JK Terkait Dugaan Hoaks Rismon SianiparNasional | okezone | Rabu, 8 April 2026 - 15:45

JAKARTA - Bareskrim Polri menerima laporan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terkait dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik oleh Rismon Hasiholan Sianipar. Laporan JK tercatat dengan nomor LP/B/135/IV/2026/SPKT/Bareskrim Polri.

"Saya melaporkan Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap merugikan saya karena mengatakan saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan terkait ijazah Pak Jokowi," ujar JK usai pelaporan, Rabu (8/4/2026).

JK menilai tudingan tersebut sangat tidak etis bahkan menghina dirinya. Ia menekankan selama lima tahun, dirinya mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden.

"Sangat tidak etis bagi saya. Pak Jokowi itu Presiden yang saya wakili. Kita sama-sama di pemerintahan, bersama selama lima tahun. Masa saya bayar orang Rp5 miliar untuk menyelidiki beliau? Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan. Itu penghinaan dan merugikan martabat saya," tegas JK.

Selain Rismon, JK juga melaporkan akun YouTube atas nama Studio Musik Rock Ciamis dan akun Facebook atas nama 1922 Pusat Madiun.

Baca Juga:Pererat Silaturahmi, DPW Perindo Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Konsolidasi

Dalam pelaporan itu, JK turut menyerahkan sejumlah barang bukti berupa rekaman video tudingan dirinya sebagai pendana kasus ijazah Jokowi.

Sebelumnya, Rismon membantah pernah menyebut JK sebagai bohir isu ijazah palsu Jokowi. Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, menegaskan kliennya tidak pernah menyampaikan hal itu. Ia menyebut potongan video yang beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI).

"Itu olahan AI semua, Rismon tidak pernah sebut nama pak JK," ujarnya, Minggu 5 April 2026.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fokus pada Perlindungan Konsumen, Indodana Fintech Raih Most Trusted Financial Brands Awards 2026
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo: Tanpa Sadar Ego Kita Dipakai Kekuatan Asing, Itu Devide et Impera
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
DJP Menargetkan Rp200 Triliun dari Perluasan Basis Pajak untuk Kejar Penerimaan 2026
• 2 jam lalupantau.com
thumb
PBB Sambut Baik Gencatan Senjata AS-Iran, Serukan Perdamaian Permanen
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Canda Prabowo Disebut Keras Kepala: Saya Pegang Kepala Saya Ini, Keras Ndak?
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.