JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) berang dituduh mendanai polemik Ijazah Jokowi yang disebut Palsu oleh Roy Suryo Cs.
Jusuf Kalla heran kasus yang sudah berlarut-larut dan meresahkan masyarakat itu tak ada ujungnya dan dirinya kena getah akibat tudingan Ijazah Jokowi.
BACA JUGA:Presiden Prabowo: Hormati Kritik, Namun Pembangunan Bangsa Harus Tetap Jalan
BACA JUGA:WFH Makin Nyaman dengan PLN Mobile, Akses Beragam Layanan Kelistrikan dalam Satu Genggaman
JK yang beru melaporkan Rismon Sianipar terkait dugaan penyebaran hoaks berita palsu dengan narasi mendanai Roy Suryo dalam polemik ijazah Jokowi merasa dirugikan.
Menurut pendamping Jokowi pada 2014-109 itu, polemik ini merugikan banyak pihak, termasuk dirinya yang harus kehilangan waktu karena diseret-seret dalam masalah ini.
"Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan," ujarnya kepada wartawan, Rabu, 8April 2026.
JK tak menampik jika polemik yang tak ada ujungnya itu tidak hanya berdampak secara materiil. Tapi, sangat memicu perpecahan di tengah masyarakat akibat perdebatan berkepanjangan.
BACA JUGA:Pengadilan Militer Sepi, Zaskia Mecca Kecewa Sidang Prajurit TNI yang Aniaya Stafnya Mendadak Ditunda
BACA JUGA:Datangi Bareskrim Polri, Jusuf Kalla: Mau Melapor
"Waktu kita habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu," jelasnya.
Minta Tunjukkan Ijazah AsliMenurut JK, persoalan ini sedianya sangat sepele. Bahkan, polemik ini bisa diselesaikan secara sederhana jika Jokowi menunjukkan ijazah asli miliknya.
"Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli," ujarnya.
Oleh karenanya ia mendesak Jokowi segera tunjukkan ijazah asli miliknya. Menurutnya, penyelesaian yang cepat penting untuk mencegah konflik berkepanjangan yang berpotensi menggerus kehidupan sosial di masyarakat.
BACA JUGA:Ada Napi Narkoba Jadi Raja Kecil, Kinerja Rutan Tanjung Pura Disorot
- 1
- 2
- »





