Harga Bahan Baku Plastik Naik, Aspra (ASPR) Janji Bagi Dividen 20 Persen

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Aspra berkomitmen membagikan dividen tunai minimal 20 persen dari laba bersih di tengah kenaikan harga bahan baku plastik.

Harga Bahan Baku Plastik Naik, Aspra (ASPR) Janji Bagi Dividen 20 Persen (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) atau Aspra berkomitmen membagikan dividen tunai minimal 20 persen dari laba bersih di tengah kenaikan harga bahan baku plastik.

"Untuk dividen sesuai dengan prospektus di awal, perseroan berkomitmen untuk membagikan minimalnya di 20 persen. Sesuai dengan prospektus, kita berkomitmen untuk terus memberikan keuntungan-keuntungan atau memberikan benefit lebih kepada shareholder kami," ujar Arif dalam Public Expose virtual, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga:
Asia Pramulia (ASPR) Realisasikan Dana IPO Rp70,16 Miliar

Pasca-peresmian pabrik kedua, ASPR memproyeksikan adanya lompatan kinerja keuangan yang cukup signifikan. Pertumbuhan ini didorong oleh masuknya sejumlah pelanggan baru berskala besar yang akan menyerap kapasitas produksi perusahaan.

Arif optimistis realisasi kinerja penjualan dan laba bersih perusahaan akan terus membaik ke depannya.

Baca Juga:
Saham ASPR Milik Siapa? Emiten Manufaktur Plastik Kemasan, Simak Sosok Pengendalinya

"Kita proyeksikan untuk mengalami peningkatan yang cukup signifikan di mana kita juga mendapatkan customer-customer baru yang mungkin itu customer-customer yang cukup besar ya Bapak Ibu ya. Kita harapkan ke depannya realisasi kinerja keuangan perusahaan juga semakin membaik," tutur dia.

Arif mengungkapkan, strategi utama ASPR pada 2026 yakni meningkatkan kapasitas produksi, khususnya pada segmen kemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Apalagi sektor ini telah bertransformasi menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang sangat stabil.

Baca Juga:
Saham FITT Dibuka Kembali, ASPR Kena Suspensi Bursa

"Tahun ini kita berfokus kepada menaikkan kapasitas produksi kami khususnya di kemasan AMDK. Karena AMDK sekarang itu sudah menjadi kebutuhan pokok di masyarakat karena jarang sekali ditemukan masyarakat yang merebus air, semuanya menggunakan air minum dalam kemasan. Jadi di situ kita fokuskan untuk memperbesar kapasitas produksi," tutur Arif.

Sebagai informasi, ASPR mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 66,5 persen yoy menjadi Rp9 miliar (atau Rp8,7 miliar berdasarkan sumber lain) pada tahun buku 2025. 

Kinerja tersebut didorong oleh peningkatan laba kotor sebesar 24,2 persen menjadi Rp61 miliar di tengah kenaikan harga bahan baku plastik.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Tersangka Penyiram Air Keras Andrie Yunus Segera Diadili
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penyelidikan UNIFIL Sebut Tembakan Tank Israel Penyebab Gugurnya Prajurit TNI
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Grace Natalie Berharap Tak Perlu Izin Keramaian Lagi untuk Beribadah
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Menaker Yassierli Bebaskan Perusahaan Tentukan Hari WFH, Tekankan Fleksibilitas Tanpa Ganggu Produktivitas
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Bocah Tasikmalaya yang Kritis usai Dipatuk Ular Weling Sudah Bisa Merespons
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.