JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit artis yang dulu sangat populer kini dikabarkan mengalami kesulitan keuangan.
Fenomena ini bukan hal baru di dunia hiburan.
Beberapa nama bahkan sempat menjadi sorotan karena perubahan kondisi hidup mereka.
Saat masih aktif dan berada di puncak popularitas, para artis ini dikenal memiliki penghasilan tinggi dari sinetron, film, hingga berbagai pekerjaan di industri hiburan.
Baca juga: Potret Aktivitas Pak Tarno: Dari Jualan di Tanjung Priok hingga Menghibur di Kota Tua
Namun, seiring waktu, popularitas bisa meredup.
Tawaran pekerjaan berkurang, sementara gaya hidup yang sudah terbentuk sulit diturunkan.
Kondisi ini kerap menjadi titik awal munculnya masalah keuangan.
Certified Financial Planner dari Finante, Maryadi Santana, menjelaskan bahwa penyebab artis mengalami kesulitan finansial bisa beragam, tetapi umumnya berkaitan dengan gaya hidup dan pengelolaan keuangan.
“Salahnya di mana akan variatif faktornya, tergantung dari gaya hidup dan cara pengelolaan keuangannya. Besaran penghasilan tidak akan pernah cukup selama pengeluaran selalu lebih besar,” kata Maryadi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Pak Tarno Berangsur Pulih, tetapi Keputusannya Bikin Keluarga Cemas
Maryadi memberi contoh, seorang artis yang mendapat honor sinetron Rp 50 juta per bulan, tetapi memiliki pengeluaran sebesar itu juga.
Ketika penghasilan menurun di tahun berikutnya, akan sulit menyesuaikan gaya hidup tanpa menimbulkan masalah keuangan.
Menurutnya, seorang publik figur seharusnya menyadari bahwa penghasilan di dunia hiburan cenderung tidak stabil.
Kadang bisa sangat tinggi, tetapi juga bisa turun dengan cepat.
Banyak artis kerap melakukan kesalahan dalam mengelola keuangan.
Baca juga: Mengapa Pak Tarno Tetap Berjualan dan Menghibur Meski Belum Pulih? Ini Cerita di Baliknya