JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dr. Taruna Ikrar mengungkapkan bahwa vaksin TBC milik Bill Gates sudah memasuki fase final alias fase 3. Artinya, tak lama lagi vaksin tersebut akan diproduksi secara massal di Indonesia.
Hanya saja, dr. Taruna Ikrar hingga kini belum menerbitkan Nomor Izin Edar (NIE) untuk vaksin TBC Bill Gates lantaran masih membutuhkan masukan data tambahan.
BACA JUGA:IHSG Meroket 4,42 Persen, Sentimen Positif Gencatan Senjata AS-Iran Picu Gairah Pasar
“Vaksin Bill Gates ini berada di fase 3. Sampai sekarang kita masih memproses data-data yang sudah masuk, tapi belum kita putuskan karena kita masih butuh beberapa data,” ujar dr. Taruna saat konferensi pers di kantor BPOM, Rabu 8 April 2026.
Lebih lanjut, dr. Taruna Ikrar menjelaskan bahwa vaksin TBC Bill Gates masih membutuhkan uji klinis kepada 2 ribu orang lagi untuk melengkapi kelayakannnya.
Mengingat, Indonesia menempati nomor 2 penderita TBC terbanyak di dunia.
BACA JUGA:JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Aslinya: Rugi Tenaga, Rugi Waktu!
"Ini adalah multicenter, bukan hanya di Indonesia tapi juga di beberapa negara lain. Data subjek untuk di Indonesia yang dibutuhkan adalah sekitar 2.000 subjek, dan itu sekarang sedang berproses," kata Taruna.
"Intinya, untuk Tuberkulosis ini sangat penting karena kita adalah negara dengan kasus tertinggi kedua di dunia secara jumlah. Namun, kalau berdasarkan densitas (kepadatan) per 100.000 penduduk, kita mungkin yang tertinggi, mengalahkan India.
“Jadi ketersediaan vaksin Tuberkulosis sangat penting bagi kita, dan segera kalau hasilnya sudah tuntas, akan kita umumkan," pungkasnya.





