Wanita di Bantul Ditangkap usai Beli "Pil Sapi" untuk Mabuk

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penyalahgunaan obat keras Trihexyphenidyl atau yang dikenal dengan sebutan Pil Sapi masih ditemukan di Bantul, DIY. Pil ini merupakan obat medis resmi, namun kerap dijual secara ilegal dan disalahgunakan untuk mendapatkan efek euforia atau mabuk.

Di Bantul, peredarannya terungkap setelah seorang wanita berinisial DA ditangkap polisi pada 1 April 2026 karena membawa lima butir pil sapi. Ia membeli pil itu untuk mabuk.

"DA sebagai konsumen untuk dipakai sendiri. Bukan dijual lagi," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Rabu (8/4).

Polisi mendalami temuan tersebut. Dari DA diketahui pil tersebut didapat dari seseorang berinisial AK.

Kasat Resnarkoba Polres Bantul AKP Widodo mengatakan, AK telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Sebanyak 99 butir Pil Sapi disita.

"(AK) mendapatkan pil tersebut dengan cara membeli dari temannya berinisial RM alias Kikik yang beralamat di Godean, Sleman," katanya.

Kikik berhasil ditangkap. Ia mengaku memberi ribuan butir Pil Sapi dari seseorang berinisial A seharga Rp 10.200.000.

"Kikik menerangkan bahwa memperoleh pil sebanyak 12 ribu butir dari A," katanya.

"Kiki mengakui tidak memiliki izin atau kewenangan untuk menyerahkan atau mengedarkan (Pil Sapi)," katanya.

Dari kasus ini polisi menyita barang bukti 11.175 butir pil sapi. Para pelaku terancam Pasal 435 UU RI No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan Jo Lampiran I No 181 UU RI No 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman pidana 12 tahun kurungan penjara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut 70% Perdagangan Dunia Lewat Laut RI
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Iran Konfirmasi Kesepakatan Gencatan Senjata selama Dua Pekan
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah Belum Putuskan Penarikan Pasukan TNI dari Misi UNIFIL di Lebanon
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mantan Pelatih Inter Milan Meninggal Dunia
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
IHSG Rabu (8/4) Berpotensi Melemah, Simak Pilihan Saham dari Analis
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.