Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kab. Sumbawa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob yang mengancam wilayah pesisir Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Samriyanto, menjelaskan fenomena ini dipicu oleh pasang air laut maksimum yang diperkuat fase bulan purnama.
“Pasang maksimum diperkirakan mencapai 1,8 meter dan terjadi pada malam hari, antara pukul 20.00 hingga 01.00 WITA,” ujar Samriyanto, Rabu, 8 April 2026.
Selain itu, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, dengan kecepatan angin mencapai 5 hingga 25 knot yang bertiup dari arah barat daya hingga barat laut.
Fase purnama yang dikenal sebagai fenomena “Worm Moon” turut meningkatkan gaya gravitasi bulan terhadap bumi, sehingga berkontribusi terhadap kenaikan permukaan air laut dan meningkatkan risiko genangan di wilayah pesisir.
BMKG mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir, bantaran sungai, serta daerah rendah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari saat pasang maksimum terjadi.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan kondisi gelombang terkini, serta segera melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan risiko kerugian akibat banjir rob.
Editor: Redaksi TVRINews




