Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kab. Lombok Tengah
Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan tidak ada jemaah umrah asal Lombok Tengah yang terlantar di Arab Saudi. Saat ini, pihaknya juga tengah mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2026 yang dijadwalkan mulai 22 April.
Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Syamsul Hadi, menegaskan seluruh jemaah umrah asal daerah tersebut dalam kondisi aman. Kepastian ini diperoleh setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, terutama menjelang musim haji.
“Seluruh jemaah umrah asal Lombok Tengah dalam kondisi aman dan tidak ada yang terlantar di Arab Saudi. Informasi jemaah terlantar yang beredar bukan berasal dari Lombok Tengah,” ujar Lalu Syamsul Hadi, Rabu, 8 April 2026.
Sementara itu, untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, sebanyak 1.174 calon jemaah haji asal Kabupaten Lombok Tengah akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang atau kloter. Dua kloter merupakan kloter utuh, sementara dua lainnya merupakan kloter gabungan.
Kloter 2 dijadwalkan masuk embarkasi pada 22 April dan berangkat ke Madinah pada 23 April. Selanjutnya, kloter 7 akan masuk asrama haji pada 29 April dan diberangkatkan pada 30 April.
Untuk kloter gabungan Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur, dijadwalkan masuk asrama haji pada 6 Mei dan berangkat pada 7 Mei. Sementara kloter terakhir, yakni kloter 15, akan masuk asrama haji pada 9 Mei dan diberangkatkan pada 10 Mei.
“Pemberangkatan calon jemaah haji menuju asrama haji akan dilakukan dari halaman Masjid Agung Kota Praya. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama proses pengantaran berlangsung,” tutupnya.
Editor: Redaksi TVRINews





